Plt Kadis Kesehatan Sultra Positif Corona, Sempat mau Ikut Rapat

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Ridwan terkonfirmasi positif corona, Senin (21/9/2020). Pihak keluarga yang kontak erat akan diuji Swab.

“Setelah pemeriksaan PCR oleh Rumah Sakit Bahteramas sore tadi saya dinyatakan terkonfirmasi positif corona,” ucap Ridwan dalam sebuah video singkat.

“Saya mengharapkan teman-teman menjaga kesehatan bahwa corona adalah penyakit yang harus kita putus rantai penularannya,” sambungnya.

Hal ini juga dibenarkan jubir gugus tugas Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal. Dikatakannya, Muhammad Ridwan positif corona dan kondisinya dalam keadaan baik.

“Kondisinya baik kok,” jelasnya kepada Sultrakini.com, Senin (21/9/2020).

Terkait Muhammad Ridwan termasuk orang tanpa gejala, Rabiul Awal belum bisa memastikan hal itu.

“Belum tentu tanpa gejala, mungkin kalaupun ada mungkin gejala ringanlah paling tinggi. Saya belum ketemu beliau ini (sejak dinyatakan positif corona), tapi dia secara umum dia masih beraktivitas, tadi masih ada aktivitas sempat mau ikut rapat tapi keburu hasilnya baru diberitahukan langsung beliau tidak jadi rapat,” terangnya.

Tracking terhadap plt kadis Kesehatan Sultra juga akan dilakukan, termasuk pihak keluarga yang melakukan kontak erat dengan pasien. Bahkan, kontak erat di rumah akan diuji Swab.

“Sudah ada protokolnya itu nanti kontak erat kita akan telusuri, kita akan pilah, katakanlah itu prioritas pertama itu rumah, mestinya kontak erat rumah itu Swab,” ucapnya.

“Sementara ini saya belum tahu, diperiksa dulu ya, palingan monitoring, mandiri, dilakukan pemeriksaan kalau hasilnya negatif tidak perlu,” tambahnya.

Kabarnya, Muhammad Ridwan kini menjalani isolasi di Kantor BKSDM Sultra.

Covid-19 terkini di Sultra

Data gugus tugas Covid-19 Provinsi Sultra hingga 21 September 2020 pukul 17.00 Wita, terjadi penambahan 36 kasus baru sehingga total kasus positif corona yang masih diisolasi sebanyak 758 kasus dari total kumulatif terkonfirmasi positif sebanyak 2.223 kasus.

Terdata juga jumlah kontak erat masih diisolasi 984 kasus, suspek masih diisolasi 110 kasus, dan probable satu kasus.

Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.