Tim Pencari Fakta Telusuri Jejak Kematian Wartawan Muhamad Yusuf

SULTRAKINI.COM: Tim pencari fakta atau TPF menelusuri jejak kasus kematian Muhamad Yusuf, wartawan yang meninggal di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Kotabaru, Minggu 10 Juni 2018. Tim yang dibentuk oleh Persatuan Wartawan Indonesia pada 21 Juni dan mulai bekerja 22 Juni ini, mencari fakta di Banjarmasin dan Kotabaru, Kalimantan Selatan pada Senin (9/7/2018).

Wina Armada memimpin perjalanan dengan anggotanya Firdaus dan Zainal Hilmi sebagai anggota.

Firdaus mengatakan, Muhamad Yusuf ditahan setelah menulis kisruh sengketa perebutan lahan di antara PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) dan warga Pulau Laut. Almarhum disangkakan Pasal 45A UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

Firdaus mengakui, proses pencarian fakta perlu ada kehati-hatian dan akuraditas informasi sehingga tidak bias.

“Hari ini kita ke Banjarmasin dan Kotabaru, hasilnya nanti akan kita sampaikan. Kita bekerja obyektif dan tuntas,” kata Ketua PWI Banten ini, seperti rilisnya diterima SultraKini.Com.

Selama berada di Kalimantan Selatan, TPF menemui penyidik Polres Kotabaru yang diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Kotabaru, AKP Suria Miftah Irawan.

“Kehadiran kami rencananya bertemu Kapolres Kotabaru untuk mendapatkan informasi yang akurat berkenaan dengan kasus kematian wartawan M.Yusuf. Tetapi diwakili Kasat Reskrim Suria Miftah Irawan. Kita hanya mendalami prosedur yang dilakukan telah sesuai dengan MoU antara Polri dan Dewan Pers atau tidak,” terang Wina Armada Sekretaris TPF yang juga sekretaris Dewan kehormatan PWI Pusat ini.

Istri Almarhum, Arvaidah juga ditemui TPF. Kedepannya pihaknya bakal menemui pihak PT MSAM, PT Silo, kejaksaan, lapas, dan pihak-pihak terkait.

“Pertemuan dengan istri Almarhum M. Yusuf, kita mendapat informasi dari mulai pemberitaan, proses pemanggilan hingga meninggalnya M Yusuf,” tambah Firdaus.

 

Sumber: SMSI
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.