Nol Kasus Varian Omicron di Sultra, Gubernur dan Wali Kota Minta Semua Pihak Tidak Terlena

  • Bagikan
Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)
Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi kembali mengingatkan terkait dengan perkembangan pandemi di Indonesia, bahwa telah masuk varian baru Covid-19 yakni Omicron di Indonesia. 

Kendati, sudah tidak ada kasus baru (nol kasus) di Sultra termasuk varian Omicron, semua pihak diminta tidak terlena akan keadaan saat ini. Sebab, pandemi belumlah berakhir. 

“Untuk itu, diimbau kepada kita semua untuk terus disiplin menerapkan kebijakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Juga berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi dengan terus mengedukasi dan mengajak masyarakat,” ujar Ali Mazi, Senin (17/1/2022) di Kendari. 

Lanjutnya, masyarakat didorong untuk terus melakukan vaksinasi Covid-19 dosis 1, 2, dan dosis 3. Hal tersebut bertujuan untuk membentuk herd immunity dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19 di masyarakat. 

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan memasuki Februari nanti pihaknya mulai melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster kepada masyarakat. 

“Hal ini (dosis 3) untuk menguatkan supaya lebih terhindar dan terlindungi dari varian Omicron,” jelasnya. 

Ia membeberkan untuk dosis satu vaksinasi masyarakat lingkup Kota Kendari telah mencapai 91 persen dan dosis dua menuju angka 58 persen, kurang dua persen lagi untuk mencapai target. Kemudian, untuk vaksinasi terhadap anak masih sementara berjalan. 

Baca:   Ciptakan Masyarakat Sadar Hukum, Kanwil Kemenkumham Sultra Gelar Lomba Kadarkum

“Lansia masih membutuhkan perhatian lebih. Kita optimis akhir Januari bisa mencapai target semuanya,” tandasnya. (C)

Laporan: Al Iksan
Editor: Hasrul Tamrin 

  • Bagikan