Perdana di Sultra 1200 Penari Meriahkan Festival Budaya Desa Jati Bali

  • Bagikan
Festival Budaya Desa Jati Bali, Minggu (18/11/2018). (Foto : Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)
Festival Budaya Desa Jati Bali, Minggu (18/11/2018). (Foto : Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ribuan masyarakat antusias menyaksikan pagelaran seni festival budaya yang pertama kali digelar di Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (18/11/2018) sore.

Para peserta yang terlibat dalam pagelaran seni festival budaya tersebut, unjuk kemampuan dengan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian Bali. Acara tersebut dimulai dengan pertunjukan tarian Bali yang dikenal dengan nama Tari Rejang Renteng.

Tarian Rejang Renteng ini melibatkan 1200 penari, dipentaskan oleh kalangan ibu rumah tangga yang tergabung dalam organisasi Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Sultra

Pagelaran seni tari Rejang Renteng yang diikuti oleh ribuan peserta ini, menjadi catatan record terbesar yang pernah ada dalam sejarah kesenian Bali di Sultra.

Festival Budaya Desa Jati Bali, Minggu (18/11/2018). (Foto : Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)
Festival Budaya Desa Jati Bali, Minggu (18/11/2018). (Foto : Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

Tidak hanya itu, pementasan seni musik tradisional Bali atau yang disebut dengan Baleganjur, juga sukses menarik perhatian Bupati Konsel, Surunudin Dangga. Warga yang menyaksikan pementasan gamelan tersebut, juga tidak ketinggalan bersuka ria. Pertunjukan itu tidak luput dari sorotan kamera handphone para penonton yang ingin merekamnya.

Panitia pelaksana festival Budaya Desa Jati Bali ke-I, Made Kusuma Yasa, mengatakan pentas festival budaya itu dilaksanakan untuk menjadikan Desa Jati Bali sebagai desa adat.

Baca:   Soal Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di Konda, Pakar Hukum: Polisi Diharapkan Tidak Telantarkan Aduan Masyarakat

Motivasi lainnya atas terselenggaranya acara tersebut, diharapkan Desa Jati Bali dapat menjadi promotor dalam melestarikan budaya Bali di Bumi Anoa.

Festival Budaya Desa Jati Bali, Minggu (18/11/2018). (Foto : Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)
Festival Budaya Desa Jati Bali, Minggu (18/11/2018). (Foto : Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

“Festival budaya ini bertepatan dengan hari ulang tahun Desa Jati Bali ke-50. Adapun adanya rangkaian pementasan kesenian tari dan musik tradisional dalam acara ini, merupakan bagian dari item hari jadi desa ini. Motivasi lainnya diadakan acara ini adalah untuk memberikan sentuhan terhadap generasi muda Bali, untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya yang relah diwariskan oleh leluhur. Pasalnya, adanya kemajuan teknologi saat ini dapat menjadi ancaman terhadap semangat pelestarian budaya. Olehnya itu, acara ini kita selenggarakan agar semuanya saling berkenaan dalam berbagai aspek,” ujar Made, Minggu (18/11/2018).

Sementara itu, Bupati Konsel, Surunudin Dangga, memberi dukungan dan anugrah kepada masyarakat Desa Jati Bali yang telah sukses menyelenggaran festival budaya Bali. Kegiatan ini dinilai sangat posotif sebagai cerminan, pentingnya dalam melestarikan budaya.

“Kami haralkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, selain sebagai ajang hiburan juga dapat dijadikan sebagai moment untuk bersilahturahmi. Kami selaku pemerintah tentunya akan mendukung kegiatan seperti ini,” ucapnya.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan