Sering Bangun Tidur Kaget atau Mimpi Tiba-Tiba Jatuh saat Tidur, Berikut Penjelasannya

  • Bagikan
Ilustrasi

SULTRAKINI.COM: Sebagian dari kamu pasti pernah merasakan keadaan di mana kamu selalu terbangun dengan kondisi kaget atau tersentak dan bahkan merasa seperti terjatuh saat tidur. Hal ini mungkin menyebabkan kamu kebingugan dan tidak jarang juga merasa ketakutan. Banyak orang yang berpikir kondisi ini terjadi karena hal mistik, padahal sebenarnya kondisi ini merupakan Hypnic Jerk.

Hypnic Jerk atau myoclunus adalah kondisi di mana tubuh mengalami kejutan atau kejang singkat secara tiba-tiba, saat kamu sedang berada dalam fase awal tidur. Gejala ini dapat terjadi pada semua usia. Dengan gejalah kontraksi otot tak disengaja dan seringkali terjadi secara acak. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinannya.

Nah berikut penjelasan lebih lanjut mengenai apa itu Hypnic Jerk yang harus kamu ketahui dilansir dari berbagai sumber :

Apa itu Hypnic Jerk?

Hypnic Jerk merupakan sentakan otot pendek yang terjadi secara tidak sengaja pada saat orang sedang tertidur. Penderita gejala ini juga dapat mengalami gejala seperti mendengar suara letusan kecil atau melihat kilatan cahaya. Sentakan atau kejang tersebut terjadi dengan cepat, tidak beraturan, dan meliputi seluruh atau bagian tubuh tertentu.

Kondisi ini umum dialami oleh banyak orang, meskipun lebih sering terjadi pada orang dewasa, sentakan hipnik dapat terjadi pada siapa saja dan pada usia berapa pun, lho. Dimana sekitar 60 persen dan 70 persen orang di dunia pernah mengalaminya permulaan tidur ini. Namun meskipun lebih sering terjadi pada orang dewasa, sentakan hipnik dapat terjadi pada siapa saja pada usia berapa pun.

Baca:   Bahaya Menanti di Balik Harga Murah Minyak Goreng Curah

Seperti apa penyebab dan gejala Hypnic Jerk ?

Dalam kebanyakan kasus, tidak ada penyebab yang jelas dari Hypnic Jerk. Fenomena ini terjadi pada kebanyakan orang tanpa penjelasan yang mendasarinya namun biasanya Hypnic Jerk ini terjadi karena beberapa hal yaitu:

  1. Olahraga menstimulasi tubuh, jadi olahraga di malam hari dapat membuat tubuh lebih sulit untuk rileks pada waktu tidur. Stimulasi berlebih ini dapat menyebabkan sentakan hipnik atau Hypnic Jerk.
  2. Stimulan tubuh dan otak, seperti kafein, nikotin, atau beberapa obat, dapat membuat sulit tidur atau tertidur sepanjang malam. Mereka juga dapat meningkatkan frekuensi Hypnick Jerk.
  3. Gaya hidup stres tinggi atau perasaan sangat cemas dapat membuat kamu sulit untuk rileks dalam persiapan tidur. Otak yang waspada lebih memungkinkan untuk terkejut, sehingga kamu lebih mungkin untuk bangun ketika otot tak sadar ini berkedut.
  4. Pola tidur yang tidak teratur, kurang tidur, atau gangguan tidur yang teratur dapat menyebabkan Hypnic Jerk.

Selain itu, mereka yang mengalami kondisi ini memiliki gejala meliputi:

  1. Sentakan otot atau bagian tubuh
  2. Sensasi jatuh
  3. Flash sensorik
  4. Mimpi atau halusinasi yang mengarah pada keterkejutan, lompatan, atau kejatuhan
  5. Napas menjadi cepat
  6. Detak jantung cepat
  7. Berkeringat

Sementara itu, Hypnic Jerk yang cukup parah dapat menimbulkan gangguan berjalan, bicara, makan, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Serta kondisi ini dapat menyebabkan infeksi, gagal ginjal, gagal hati, keracunan, efek samping obat, gangguan metabolisme, gangguan autoimun, cedera tulang belakang atau kepala, sindrom kaki gelisah, gangguan penyimpanan lemak, dan beberapa gangguan sistem saraf

Baca:   Vaksinasi Covid-19 di Sultra Belum Sampai 70 Persen

Cara mengatasi Hypnic Jerk?

Hypnic Jerk bukanlah suatu gangguan tidur yang berbahaya Jadi, kita tidak perlu terlalu khawatir jika pernah mengalami kondisi ini. Sebisa mungkin, kurangi hal-hal yang bisa meningkatkan risiko terjadinya Hypnic Jerk seperti mempraktikkan kebersihan tidur yang baik dapat membantu mengurangi frekuensi sentakan hipnik kamu, mengurangi konsumsi kafein, mengatasi stres atau kegelisahan, dan usahakan untuk tidak melakukan pekerjaan berat pada malam hari.

Rasa gelisah dapat memperburuk kedutan pada otot. Oleh karena itu, asupan nutrisi dari zat besi, kalsium dan magnesium perlu dikonsumsi untuk meningkatkan kemampuan otak. Meningkatnya kemampuan otak dapat mengurangi risiko munculnya Hypnic Jerk. Kemudian ada baiknya untuk melakukan teknik-teknik pijat relaksasi pada tubuh. Cara ini dapat digunakan agar pikiran menjadi lebih tenang dan tubuh kita bisa tertidur dengan nyaman. (C)

Laporan: Wa Ode Rezki Nurdianti
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan