SMPN 1 Unaaha di Konawe Gelar PTM Terbatas, Antisipasi Penyebaran Covid-nya Seperti Ini

  • Bagikan
PTM terbatas di SMPN 1 Unaaha, Kabupatne Konawe. (Foto: Andi Nur Aris.S/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Usai pembelajaran tatap muka terbatas diizinkan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, sekolah-sekolah di daerah ini mulai mempersilakan siswanya memasuki ruang kelas.

Seperti di SMPN 1 Unaaha. PTM digelar terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Mekanisme PTM dilaksanakan dengan membagi dua waktu kedatangan siswa setiap kelas. Proses belajar mengajar di kelas hanya berlangsung sekitar 70 menit dan 15 menit untuk istirahat.

PTM terbatas di SMPN 1 Unaaha, Kabupatne Konawe. (Foto: Andi Nur Aris.S/SULTRAKINI.COM)

Namun sebelum itu, saat siswa akan masuk ke ruang kelas harus diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermogun, mencuci tangan/antiseptik, dan memakai masker.

Dijelaskan seorang guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Unaaha, Margas, dengan dibaginya siswa dua waktu belajar, jumlah setiap kelasnya menjadi 12-15 orang. Total siswa di sekolah ini sekitar 510 orang.

“Kalau cek suhu pas di pintu masuk, serta tempat cuci tangan kita sediakan di depan tiap kelas,” jelasnya, Selasa (31/8/2021).

Sementara itu, jika siswa berhalangan hadir karena sakit, pihak sekolah akan memberikan tugas tertentu sebagai pengganti ketidakhadirannya itu. Pihak SMPN 1 Unaaha melarang siswa yang sedang sakit untuk memaksakan diri bersekolah.

Margas berharap, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dan siswa kembali belajar maksimal di sekolah. Sebab, belajar daring sangat sulit dilakukan di wilayah ini. Misalnya keterbatasan jaringan dan kuota internet.

Baca:   SMPN 1 Sampara Wakili Sultra di Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional

Setiap kelas berisi 32 orang siswa, kata dia, namun hanya sekitar 10-12 orang bisa belajar daring.

“Tidak semua murid bisa mengakses pembelajaran daring,” ucanya.

PTM terbatas di SMPN 1 Unaaha berlangsung sejak 23 Agustus 2021, sebagaimana surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe.

Sebelum menggelar kegiatan belajar di sekolah, pihaknya juga mendapatkan persetujuan dari orang tua siswa dan satgas Covid-19. (B)

(Baca juga: Siswa di Konawe Kembali Belajar di Sekolah, Meski Dibatasi)

Laporan : Andi Nur Aris.S
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan