SUARA

Bupati Mubar: Ridwan Bae Merakyat Dibanding DPRD Sultra Dapil Muna dan Butur

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Bupati Muna Barat (Mubar), LM. Rajiun Tumada membantah, pengaspalan Jalan Lagadi-Tondasi hasil perjuangan anggota DPRD Sulawesi Tenggara Dapil Kabupaten Muna dan Buton Utara. Menurutnya, proyek tersebut bukan jalan provinsi dan diaspal menggunakan dana aloksi khusus (DAK) Mubar 2016.

Pernyataan itu sebelumnya dilontarkan LM. Taufan Alam selaku Anggota DPRD Sultra, Dapil Kabupaten Muna dan Buton Utara. Dia mengaku, telah memberikan kontribusi untuk pengaspalan tersebut. Termasuk sejumlah normalisasi sungai di Mubar, seperti sungai Katangana yang kerap terjadi banjir.

Namun, Rajiun tetap bersikukuh bahwa normalisasi sungai yang dimaksudkan adalah kali Maperaha. Itupun kata dia, dari gubernur yang dikerjakan oleh oknum DPRD provinsi.

“Mungkin saja ia punya kontribusi kepada masyarakat tapi sebagai pekerja dari proyek tersebut. Kemudian disaat masyarakat Mubar ditimpa musibah banjir beberapa bulan lalu, mereka tidak pernah muncul yang ada hanya Nur Alam Gubernur Sultra yang meninjau lokasi. Kalaupun mereka masuk di Mubar juga tidak pernah koordinasi dengan pemerintah,” ujar Rajiun.

(Baca: Rajiun Tumada Soroti Kinerja Dewan Soal Pembangunan Daerah Mubar)

Menurutnya, DPRD harus koordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pertemuan dengan tiga Bupati yaitu Bupati Mubar, Muna dan Butur sebagai leading sektor dalam hal pengusulan di daerah untuk dibahas di Pemprov.

yamaha

“Kalau mereka peduli dengan masyarakat, harusnya mereka menyapa apa yang diderita oleh rakyat saat itu, tapi mereka tidak ada juga yang muncul, tentu saya menyarankan kepada masyarakat Mubar pilihlah wakil rakyat yang betul-betul punya keinginan untuk membangun di Muna Barat, jangan pilih wakil rakyat kayak mereka,” tambahnya.

Rajiun mengklaim, Ridwan Bae merupakan anggota DPR yang peduli rakyat dan bertanggungjawab di dapilnya. Pujian itu dikatakanny,a usai Ridwan menemuinya beberapa waktu lalu membahas usulan daerah untuk di 2018.

“Minggu lalu ia memanggil kami dari beberapa kepala daerah untuk membahas apa yang kami usulkan pada 2018 nanti, ini salah satu contoh wakil rakyat yang peduli terhadap pembangunan daerah, tidak kayak mereka-mereka hanya memanfaatkan rakyat untuk mengantarkan dirinya duduk di kursi anggota dewan,” ucap Rajiun.

(Baca juga: Asrun dan Ali Mazi Unggul, Muna dan Muna Barat Bisa Jadi Penentu)

Laporan: Akhir Sanjaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.