Dikonsumsi Secara Rutin Benarkah Kacang Panjang Bisa Memperbesar Payudara?

SULTRAKINI.COM: Kacang panjang (vigna unguiculata ssp) salah satu jenis sayuran yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Sebagian orang mungkin mengolah kacang panjang hampir setiap hari dalam masakannya. Selain mudah ditemui di pasaran, dari sekian banyak manfaatnya ternyata kacang panjang bisa memperbesar ukuran payudara jika dikonsumsi secara rutin. Apakah benar?

Sebuah penelitian dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada melaporkan adanya manfaat kacang panjang untuk memperbesar payudara. Ini diduga karena kacang panjang mengandung fitoestrogen, senyawa estrogen alami yang terdapat pada tanaman. Senyawa fitoestrogen lainnya termasuk flavonoid dan isoflavon.

Berdasarkan temuan peneliti, kehadiran fitoestrogen dalam kacang panjang dapat memicu pertumbuhan sel epitel dalam payudara saat menempel di reseptor estrogen, yang akhirnya memicu perkembangan ukuran payudara. Cara alami untuk menambah ukuran payudara secara alami adalah dengan menjadikannya masker.

Membuat masker kacang panjang ini tidaklah sulit. Ambil sekitar 10 batang kacang panjang, cuci hingga bersih. Haluskan kacang panjang hingga membentuk adonan masker. Tidak perlu ditambah air atau apapun.

Siapkan handuk bersih dan air hangat untuk mengaplikasikan masker kacang panjang yang sudah di buat. Mulanya, bersihkan payudara dengan handuk yang sudah dicelupkan ke air hangat terlebih dahulu.
Oleskan masker kacang panjang ke payudara searah jarum jam. Hindari bagian puting. Diamkan selama 1-3 jam lalu bersihkan payudara dengan handuk hangat.

Supaya hasil yang didapat maksimal, lakukan pemakaian masker kacang panjang ini secara rutin. Seminggu tiga kali selama dua bulan. Lebih baik lagi bila masker kacang panjang dipakai sebelum tidur malam.

Menurut USDA National Nutrient data base, 100 gram kacang panjang memiiki kandungan 47 kkal. Kandungan karbohidratnya mencapai 8,35 gram atau dapat memenuhi 6% kebutuhan harian, 2,8 g protein untuk memenuhi 5% kebutuhan harian, dan 0,40 gr lemak untuk memenuhi 2% kebutuhan harian.

Selain itu, kacang panjang juga mengandung sederet antioksidan penting untuk tubuh, seperti vitamin C, riboflavin, dan betakaroten. Kacang panjang mengandung vitamin C yang cukup untuk memenuhi 31 persen dari kebutuhan harian, yaitu sekitar 19 miligram. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang larut dalam air, dan ketika asupan vitamin C terpenuhi, ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan menjaga elastisitas pembuluh darah.

Kacang panjang juga merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin A. Dalam 100 gram kacang panjang mengandung 865 IU vitamin A (16% dari kebutuhan harian), dan jumlah ini lebih banyak daripada keluarga kacang-kacangan lainnya seperti kacang lima dan kacang buncis. Vitamin A berperan mempertahankan kekuatan jaringan lapisan kulit dalam, mencerahkan rona kulit, dan mempertajam kualitas penglihatan di malam hari.

Tak hanya kaya nutrisi dan vitamin penting, kacang panjang juga menyediakan beberapa mineral yang baik untuk tubuh seperti zat besi, tembaga, mangan, kalsium, magnesium, dan fosfor.

Sumber: Dari berbagai sumber

Laporan: Hariati

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.