SULTRAKINI.COM: KENDARI - Memasuki hari ke enam pencarian terhadap nelayan Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), La Ade (35) belum juga menemui titik terang, Selasa (28/11/2017). Informasi terakhir Basarnas Kendari, perahu korban ditemukan dalam keadaan terbalik di Perairan Tanjung Goram.

Hampir Sepekan Nelayan Asal Kulisusu Belum Ditemukan
Proses pencarian nelayan asal Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), La Ade (35) yang hilang sejak 22 November 2017 oleh Tim Rescue SAR Wakatobi. (Foto: Dok.SULTRAKINI.COM)

Humas Badan Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kendari, Wahyudi mengatakan proses pencarian korban terus diupayakan pihaknya melalui pemantauan tim Rescue Pos SAR Wakatobi.

"Pencarian kali ini kami lakukan dengan metode pemantauan dengan bekerjasama terhadap masyarakat dan pihak-pihak terkait, jika mendapat informasi yang berhubungan dengan keberadaan korban," ujar Wahyudi kepada SultraKini.Com, Selasa (28/11/2017).

Proses pencarian juga terkendala kondisi cuaca ektrem. Meski begitu, pencarian korban terus dilakukan pihaknya.

"Faktor cuaca yang tidak menentu, sehingga sedikit memperlambat proses pencarian oleh tim rescue SAR Wakatobi. Namun, segala upaya terus dilakukan dan optimis korban segera ditemukan," kata Wahyudi.

Diberitakan sebelumnya, La Ade (35) dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Utara Lasalimu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara pada Rabu, 22 November 2017.

Sementara itu, perahu milik korban ditemukan warga dalam keadaan terbalik di Perairan Tanjung Goram sekitar pukul 15.10 Wita. Awalnya, La Ade diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 04.30 Wita untuk pergi melaut. Namun dia belum juga ada tanda-tanda terkait keberadaannya hingga kini.

(Baca: Nelayan Asal Kulisusu Hilang Saat Melaut)


Laporan: Wayan Sukanta

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations