Hari Kelima Pencarian, Nelayan Asal Kolaka Belum Ditemukan

SULTRAKINI.COM: Keberadaan Nurdin, nelayan asal Kabupaten Kolaka belum ada titik terang, usai dikabarkan hilang pada Kamis (5 Desember 2019). Upaya pencarian korban terus dilakukan tim evakuasi termasuk pihak keluarga korban.

Sekitaran Perairan Pasir Putih, Desa Toari, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara menjadi lokasi terakhir keberadaan pria 45 tahun itu. Lokasi ini juga merupakan wilayah terakhir Nurdin dikabarkan memancing pada 4 Desember lalu hingga tak kunjung pulang ke rumah.

(Baca: Tim SAR Kolaka Hanya Temukan Perahu, Keberadaan Nurdin masih Misterius)

Lima hari sudah Nurdin belum juga ditemukan. Hari kelima pencarian nelayan Kolaka ini terus dilakukan tim SAR gabungan, termasuk yang terlibat di dalamnya tim rescue Pos SAR Kolaka, tim rescue IRG Antam, Polair Kolaka, Polsek Watubangga, Babinsa Toari, SAR USN, Nelayan setempat, dan pihak keluarga korban.

Fortune

Diterangkan Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, operasi SAR hari kelima terhadap Nurdin terus dilakukan dengan memaksimalkan pencarian melalui pembagian beberapa tim di lokasi, termasuk mencari keberadaan nelayan tersebut dari para nelayan yang sedang melaut.

“Pencarian hari ini dengan membagi beberapa tim di lokasi, selain itu juga memapelkan informasi kepada nelayan di sekitar lokasi yang sedang melaut saat ini,” ujar Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/12/2019).

Proses pencarian korban juga menggunakan satu unit rubber boat milik Basarnas, satu unit rubber boat milik IRG Antam, san lima perahu milik nelayan.

Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.