Kebaikan Tanpa Batas

Oleh: Harlin Hari (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Buton Utara)

Ada tiga tipe manusia dalam berinteraksi dengan sesama:

Pertama:

Ada tipe manusia, bila menerima suatu kebaikan dia membalasnya dengan keburukan. Tindakan seperti ini menurut ajaran Islam adalah tindakan yang tidak baik atau tidak terpuji, sebab sifat demikian tidak mengenal “baik-buruk”, yang ada dalam pikiranya adalah yang penting benar atau menang.

Kedua:

Ada juga tipe manusia bila menerima kebaikan maka dia membalas dengan kebaikan, demikian pula sebaliknya. Apabila mendapat perlakuan buruk dia pun membalas dengan perlakuan buruk pula. Menurut ajaran Islam tindakan seperti ini adalah tindakan “kemanusiaan”. Ini sifatnya alamiah, biar tidak ada aturan agama akan begini jika kondisinya bahwa manusia cemderung membalas kebaikan dengan kebaikan atau sebaliknya. 

Ketiga:

Tipe manusia yang memberi perlakuan kepada orang yang mendzolimonya, dusta, dan perbuatan buruk lainnya akan dibalas dengan perbuatan baik. Dalam ajaran Islam inilah salah satu sifat dan karakter orang yang bertakwa yaitu bila mampu berbuat baik tanpa batas meskipun itu terhadap orang yang menzolimi padanya. 

Upaya menuju ke tingkat ke tiga ini bukanlah perkara muda tapi butuh perjuangan berat dan menantang.

Selama sebulan penuh Ramadan ini kita dituntut untuk berpuasa, menegakan “Qiaumulail” di malam hari, membaca dan mentaburi Alquran, memperbanyak sedekah, membayar zakat, dan memeperbnyak amaliah amaliah lainnya. 

Kebaikan tanpa batas. ***

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.