Konferensi Internasional ADRI Perdana Digelar di Kolaka

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Azhari membuka Konferensi Internasional Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI), Senin (3/12/2018). Acara ini diapresiasi karena perdana di USN sejak berdiri menjadi universitas negeri.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada peserta bisa hadir dalam Konferensi Internasional ini. Konferensi yang digelar atas kerja sama ADRI dan USN. Dan tentunya melalui kegiatan ini kami dari civitas akademika USN dapat berkontribusi bagi kepentingan ilmu pengetahuan dan kemajuan Indonesia, terkhusus Sulawesi Tenggara,” ujar Azhari sekaligus Ketua DPD ADRI, Senin (3/12/2018).

Presiden ADRI Pusat, Ahmad Fathoni, mengharapkan dengan terselanggaranya Konferensi Internasional di USN dapat meningkatan kerja sama antara akademisi antara negara, promosi global stabil, demokrasi, kesejahteraan bersama, pengembangan sosial-ekonomi, teknologi, dan menjadi tercermin dalam tema pengembangan masyarakat pesisir yang berkelanjutan (sustainable coastal community development).

“Saya tidak percaya perguruan tinggi negeri baru itu akan ketinggalan dengan IT. Saya akan buktikan kita dapat melakukan terobosan-terobosan, seperti e-learning yang menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) pada realitanya kini mahasiswa tidak mau baca buku lagi tetapi dengan pembelajaran lewat smartphone yang dibantu dengan komunitas. Hari ini saya deklarasikan USN menjadi homebase pembelajaran online secara nasional,” ucap Ahmad Fathoni.

Untuk diketahui, Konferensi Internasional ADRI di USN Kolaka merupakan yang ke-21 dan dihadiri lima profesor dari tiga negara. Undangan yang hadir, misalnya Prof. Kuniyoshi Shimizu, Ph.D dari Kyushu University Japan, Prof. Prattana Srisuk, M.Si., M.Sc. Ph.D (Rajamangala University of Technology) Prof. Dr. Ahmad Tarmizi Bin Abdul Karim, M.Sc (Universitas Tun Hussein Onn Malaysia) Prof. Dr. H. M. Nurdin, M.Sc. (Universitas Halu Oleo), dan Prof. Dr. K. H. Abdul Wahid Maktub (Kemenristekdikti).

Laporan: Zulfikar
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.