000 HPN Prov

Peduli Korban Banjir, Karantina Pertanian Kendari Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Banjir yang melanda Kabupaten Konawe, Konawe Selatan dan Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara beberapa waktu yang lalu masih menyisahkan trauma dan masalah bagi warga yang terkena musibah.

Kendati banjir telah surut, namun cukup berdampak bagi masyarakat. Selain rumah beserta perabotnya yang ikut terendam, tercatat ribuan hektar sawah juga gagal panen karena terendam banjir.

Salah satu daerah yang dilanda banjir cukup parah adalah Pondidaha, Kabupaten Konawe. Tak hanya rumah warga dan ribuan hektar sawah yang terendam, tetapi juga sekolah dan pesantren yang ada di daerah ini ikut terendam banjir. Akibatnya perlengkapan sekolah juga ikut hanyut bersama banjir.

“Saat banjir datang, sekolah lagi libur, sehingga pondok kosong, akibatnya perlengkapan sekolah dan barang-barang para santri tak bisa diselamatkan” terang Pengasuh Pesantren Al Muhajirin Pondidaha, Ahmad.

Senada dengan itu, salah seorang guru SD Lalousu, Ahmad Solihin, mengatakan akibat peristiwa banjir itu beberapa muridnya harus kehilangan perlengkapan sekolah.

“Beberapa anak didik kami yang juga tercatat anak yatim kehilangan peralatan sekolah karena banjir,” ungkap Ahmad Solihin dalam acara serah terima bantuan paket peralatan sekolah oleh Balai Karantina Pertanian Kendari, Rabu (10/7/2019).

Penyaluran paket bantuan peralatan sekolah untuk siswa korban banjir oleh Karantina Pertanian Kendari ini dilakukan dalam rangka bulan bakti karantina pertanian ke 142.

Melalui kegiatan Karantina Peduli 142 tersebut, Karantina Pertanian Kendari menyalurkan 142 paket peralatan sekolah dan sejumlah kebutuhan pokok untuk santri terdampak banjir di Pesantren Al Muhajirin Pondidaha dan siswa SDN Lalousu Kabupaten Konawe.

“Paket bantuan peralatan sekolah yang kami berikan sebanyak 142, sesuai tema kita, bulan bakti 142. Harapannya santri dan siswa yang mendapat bantuan dapat diringankan bebannya untuk memasuki tahun ajaran baru,” terang Kepala Karantina Pertanian Kendari, LM. Mastari dalam rilisnya, Rabu (10/7/2019) malam.

Mastari berharap, para santri dan siswa yang mendapat bantuan, dapat belajar dengan baik dan giat agar menjadi generasi yang sukses. “Kalau mau sukses syaratnya punya banyak ilmu. Supaya banyak ilmu maka harus giat belajar,” pesan Mastari.

Tidak hanya menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah, Balai Karantina Pertanian Kendari juga menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok berupa beras, mi instan dan telur konsumsi bagi korban banjir di Pesantren Al Muhajirin.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.