Iklan Clarion

Pemerintah Kembali Talangi BPJS Kesehatan

SULTRAKINI.COM: Pemerintah kembali mengucurkan dana bantuan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang tengah mengalami defisit keuangan. Total dana dikuncurkan senilai Rp 5,2 triliun. Sebelumnya pemerintah memberikan dana Rp 4,9 triliun pada lembaga tersebut.

“Kita sudah cairkan Rp 5,2 triliun,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Rabu (5/12/2018).

Sri Mulyani, mengatakan pencairan dana Rp 5,2 triliun dibagi dalam dua tahap. Pertama, sebesar Rp 3 triliun dicairkan pekan ini. Kedua, Rp 2,2 triliun rencananya bisa dicairkan beberapa minggu ke depan.

“Kami sudah mencairkan Rp 5,2 triliun. Rp 3 triliun sudah kami lakukan pencairan dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kemarin dan sisanya bisa diambil beberapa minggu ke depan,” jelas Sri Mulyani.

Selama masa pencairan tahap kedua Kementerian Keuangan meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tetap melakukan evaluasi terhadap BPJS Kesehatan.

“Kita hanya memberikan waktu sampai dua bulan kepada BPKP untuk bekerja melakukan evaluasi keseluruhan,” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, September 2018 pemerintah mengucurkan dana bantuan tahap pertama sebesar Rp 4,9 triliun. Dana talangan Rp 4,9 triliun berdasarkan tunggakan BPJS Kesehatan kepada rumah sakit hingga Juli 2018. Sementara per September, tunggakan mencapai Rp 7,05 triliun.

Setelah melakukan evaluasi terhadap BPJS Kesehatan dan 2.400 rumah sakit di seluruh Indonesia, Sri Mulyani berharap sistem manajemen tagihan di lembaga bisa dipertanggungjawabkan dan tidak ada lagi persoalan defisit melanda organisasi kedepan.

Sumber: Kompas.com

Laporan: Hartia

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.