Potensi Ekspor, Dinas Pertanian Mubar Lirik Pengembangan Porang

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Melihat potensi sumber daya alam tanaman Porang yang begitu subur di wilayah Muna Barat, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Muna Barat berencana akan mengembangkan dan membudidayakan tanaman sejenis umbi-umbian itu.

Saat ini, sudah ada 6 desa di Mubar yang mengembangkan tanaman ekspor tersebut, yakni Desa Maperaha 1 hektare, Pajala 0,5 hektar, Latawe 0,5 hektar, Sidamangura 1,5 hektar, dan Tanjung Pinang 12 hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Mubar, Nestor Jono mengatakan tanaman Porang yang memiliki nilai jual yang tinggi diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikembangkan dan dikelola dengan baik.

“Wilayah Mubar sangat potensial untuk budidaya tanaman Porang dan jika ini dikembangkan maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Nestor Jono, Selasa (16/3/2021).

Sejauh ini kata Nestor, para petani mengembangkan tanaman Porang secara mandiri, namun pemerintah daerah akan berupaya untuk membantu pengadaan bibit, mengingat harga bibit mahal dengan kisaran 50-60 juta per hektar.

“Harga bibit mahal, satu hektar itu bisa 50 sampai 60 juta,” ujarnya.

Olehnya itu, ia berharap agar pemerintah desa bisa membantu masyarakat dalam mengembangkan tanaman ini dengan mengganggarkan melalui dana desa.

“Saya berharap satu desa satu hektar dimasing-masing kecamatan untuk mengganggarkan ini melalui dana desa,” ucapnya.

Apalagi saat ini kata Nestor, pemerintah provinsi sangat mendukung dalam mengembangkan tanaman Porang ini, mengingat tanaman ini memiliki nilai jual yang tinggi dan sangat diminati di pasar ekspor. (C)

(Baca juga: Kolaborasi Ana Wonua Grup dan CV Dua Daun Dukung Petani Konsel Budidaya Tanaman Porang)

Laporan: Hasan Jufri
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.