Puluhan Pelaku Usaha di Kendari Terima Bantuan Dana

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan dana kepada pelaku usaha produktif. Selasa (7/7/2020). Bantuan secara simbolis diberikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir di Rujab Wali Kota.

Besaran bantuan dari Baznas Kendari bervariasi kepada 56 orang pelaku usaha, yakni berkisar Rp 1 juta-3 juta.

Sulkarnain berharap bantuan bisa dimanfaatkan pelaku usaha sebagai modal dalam mengedepankan bisnisnya.

“Bantuan ini bersih karena ini dari zakat. Kalau sumbernya bersih Insya Allah dapat berkah dari Allah. Jadi mudah-mudahan setelah ada bantuan ini, usahanya bisa berkembang dan dinikmati untuk anak cucu dan keluarga,” ucap Sulkarnain.

Sul juga berpesan agar bantuan yang diberikan betul-betul diperuntukkan untuk keperluan usaha, bukan untuk kebutuhan lain.

“Nanti ada hasilnya baru bisa dibelikan yang lain. Tapi tolong dipakai betul untuk usahanya jangan dipakai yang lain dulu. Kalau ini bisa dikelola dengan baik dan jujur serta tidak mudah putus asa, Insya Allah usahanya nanti akan besar (berkembang) seperti yang lain,” ucapnya.

Ditambahkannya, dalam mengembangkan usaha sesulit apapun jika dikelola dengan serius dan tidak mudah putus asa, pasti usahanya bisa berkembang.

“Ke depan tidak menutup kemungkinan akan ada lagi bantuan serupa yang mungkin jumlahnya lebih besar dari ini, tapi kuncinya harus berhasil dulu yang sekarang ini dan bisa dikelola dengan baik. Jangan sampai langsung dikasih dalam jumlah besar kaget,” tambahnya.

Id Bulog

Dirinya berterima kasih kepada ASN Kota Kendari yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Dinilainya zakat yang terkumpul di periode kedua ini mencapai Rp 60 juta.

“Semuai berkat kepercayaan ASN kita mau menyalurkan zakatnya, dan tidak terlepas juga dari kerja-kerja serta sosialisasi petugas Baznas Kendari. Untuk semua dana yang terkumpul ini, kota prioritaskan untuk peningkatan usaha mikro-menengah,” terangnya.

Fahmi, salah seorang penerima bantuan mengaku berterima kasih atas bantuan tersebut. Nantinya kata dia, bantuan dana akan digunakan sebagai tambahan modal untuk memenuhi kebutuhan bahan baku jajanan seafood miliknya yang berlokasi di sekitaran perbatasan Kendari-Konsel.

“Intinya saya sangat berterima kasih sekali dan merasa terbantu dengan modal ini karena bisa buka (beroperasi) kembali karena kemarin sempat ditutup karena Covid,” ujarnya.

Meskipun usaha yang digelutinya berusia satu setengah tahun belum begitu besar omsetnya, tetapi bisa sedikit memberikan penghasilan.

“Kalau untungnya tidak seberapa, tapi alhamdulillah ada juga,” sambungnya.

Kota Kendari merupakan salah satu zona merah Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara. Wilayah ini memiliki 189 orang tanpa gejala, 0 orang dalam pemantauan, 0 pasien dalam pengawasan, dan 29 orang positif corona masih dirawat. (B)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.