RSUD Wakatobi Tingkatkan Pelayanan

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi kini terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, maupun peningkatan infrastruktur rumah sakit. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang berobat dapat merasakan kenyamanan.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi,dr. Munardin Malinu
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi,dr. Munardin Malinu
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi, nampak dari sebelah barat
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi, nampak dari sebelah barat

Dibawah pimpinan dr. H. Munardin Malibu, RSUD Kabupaten Wakatobi telah melakukan banyak gebrakan-gebrakan dalam mendukung visi dan misi Bupati Wakatobi, H. Arhawi, SE dan Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud, SE.,M.Si terutama dalam program Kesehatan Wakatobi Bersinar.

Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Wakatobi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masyarakat oleh Dokter Spesialis di RSUD Kabupaten Wakatobi
Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Wakatobi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masyarakat oleh Dokter Spesialis di RSUD Kabupaten Wakatobi

Sejak dilantik pada April 2017, ia langsung melakukan langkah cepat untukmemenuhi capaian program tersebut. Langkah yang dilakukan adalah melakukan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Wakatobi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masyarakat oleh Dokter Spesialis di RSUD Kabupaten Wakatobi, yang ditandatangani langsung oleh Bupati Wakatobi, H. Arhawi,SE dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar pada 25 Mei 2017.

Sesuai Memorandum of Understanding (MoU), enam dokter yang akan mengabdi di RSUD Kabupaten Wakatobi yaitu spesialis kandungan, sepesialis bedah, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, anestesi dan patologi klinik.

melakukan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk mendatangkan Dokter Spesialis melalui Program WKDS (Wajib Kerja Dokter Spesialis).
melakukan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk mendatangkan Dokter Spesialis melalui Program WKDS (Wajib Kerja Dokter Spesialis).

Tak berhenti sampai disitu, dr. H. Munardin Malibu terus berupaya agar bisa lebih banyak lagi dokter spesialis di RSUD Wakatobi, sehingga pada 31 Januari 2018, RSUD Kabupaten Wakatobi kembali melakukan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk mendatangkan Dokter Spesialis melalui Program WKDS (Wajib Kerja Dokter Spesialis).

Dalam kerjasama yang ditandatangani langsung oleh Bupati Wakatobi, H. Arhawi,SE ini, RSUD Wakatobi kembali mendapatkan penambahan empat dokter pesialis yaitu spesialis bedah, spesialis anak, spesialis kandungan, dan spesialis penyakit dalam sejak 1 Februari 2018.

“Alhamdulillah kita dapat empat dokter spesialis. Kedatangan mereka ini sangat membantu kita” tutur Direktur RSUD Wakatobi, dr. Munardin Malibu, Minggu (18/11/2018).

Dikatakan Munardin, bantuan dokter spesialis dari Kemenkes ini merupakan tindak lanjut dari visitasi yang dilakukan oleh tim Kemenkes pada 12-13 Desember 2017, guna melihat kelayakan RSUD Wakatobi.

“Alhamdulillah kita dinyatakan layak, sehingga Kemenkes turunkan empat dokter spesialis untuk kita. Keempat dokter itu telah tiba di Wakatobi sejak 1 Februari 2018” jelasnya.

Selain dokter spesialis, ditahun 2018 RSUD Kabupatem Wakatobi kembali mendapatkan tambahan dokter umum dari Kemenkes melalui program Internsip Dokter Indonesia (PIDI).

Ia pun kembali menegaskan bahwa hingga saat ini MoU Pemda Wakatobi dengan Universitas Hasanuddin Makassar, maupun Kemenkes masih terus berjalan.

Dokter spesialilis melakukan pelayanan kesehatan
Dokter spesialilis melakukan pelayanan kesehatan

Penambahan Dokter Spesialis dan Dokter Umum, Jumlah Pasien Meningkat

Ketersediaan Dokter Spesialis ini menyebabkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk melakukan konsultasi kesehatan maupun melakukan pengobatan di RSUD Kabupaten Wakatobi. Hal ini dapat dilihat pada data jumlah kunjungan pasien rawat jalan maupun pasien rawat inap yaitu:

NO Kunjungan 2016 2017 2018

(Oktober)

1 Rawat Jalan 2770 4720 3.424
2 Rawat Inap 1263 1777 1.640

 

Dokter spesialilis melakukan pelayanan kesehatan
Dokter spesialilis melakukan pelayanan kesehatan

Peningkatan jumlah kunjungan ini pun berdampak positif untuk meningkatkan jumlah pendapatan rumah sakit yaitu :

NO Pendapatan Target Realisasi Persen (%)
1 Tahun 2017 4.075.974.692 4.583.224.339 112,4

 

Ruang Operasi
Ruang Operasi

Jenis pelayanan yang ada di RSUD Kabupaten Wakatobi yaitu:

1.Pelayanan UGD 24 Jam,
2.Pelayanan Dokter Spesialis
a.Spesialis Penyaki Dalam
b.Spesialis Kesehatan Anak
c.Spesialis Bedah
d.Spesialis Kebidanan dan Kandungan
e.Spesialis Anastesi
f.Spesialis Radiologi
g.Spesialis Patologi Klinik
3.Pelayanan Rawat Jalan
a.Poliklinik Umum
b.Poliklinik Gigi dan Mulut
c.Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam
d.Poliklinik Spesial Kesehatan Anak
e.Poliklinik Spesialis Bedah
f.Poliklinik Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Dokter spesialis melakukan pelayanan kesehatan
Dokter spesialis melakukan pelayanan kesehatan

4.Pelayanan Rawat Inap
a.Perawatan Kelas I
b.Perawatan Anak
c.Perawatan Bedah
d.Perawatan Penyakit Dalame.Intensive Care Unit (ICU)
5.Pelayanan Penunjang
a.Apotik 24 Jam
b.Kamar Operasi
c.Pemeriksaan Laboratorium
d.Pemeriksaan Radiologi
e.Fisioterapi
f.Unit Transfusi Darah
g.Chamber (HBOT)
h.Instalasi Gas Medik
i.Instalasi Gizi
j.CSSD

Dokter spesialis melakukan pelayanan kesehatan
Dokter spesialis melakukan pelayanan kesehatan

Penambahan Sarana Dan Prasarana Rumah Sakit

RSUD Kabupaten Wakatobi juga melakukan upaya-upaya pemenuhan Sarana dan Prasarana sesuai dengan kelas RS yaitu dengan melakukan pembangunan gedung yang diperlukan seperti Gedung Central Sterile Service Department (CSSD) pada tahun 2017 lalu dan Pembangunan Gedung Pemulasaran Jenazah pada tahun 2018 ini.

Gedung Central Sterile Service Departement(CSSD)
Gedung Central Sterile Service Departement(CSSD)

dr. Munardin Malibu mengungkapkan, Gedung CSSD ini nantinya berfungsi sebagai sentral sterilisasi (disinfektan) baik linen maupun baju operasi sehingga mencegah terjadinya infeksi nosokomial di rumah sakit. Sedangkan gedung Pemulasaran Jenazah nantinya akan digunakan untuk memandikan jenazah yang meninggal di RSUD. Selain itu gedung ini nantinya akan digunakan sebagai tempat melakukan otopsi mayat.

Dan pada 2019 nanti RSUD Kabupaten Wakatobi akan melakukan rehabilitasi pada gedung poliklinik menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Nantinya gedung poliklinik itu akan dibangun dengan konsep modern sehingga menjadi salah satu perwujudan rumah sakit yang mendukung kepariwisataan.

Pelayanan Dokter Spesialis Sampai ke Wakatobi II

RSUD Kabupaten Wakatobi juga ikut serta mengsukseskan program-program untuk mendukung visi dan misi Bupati Wakatobi seperti melibatkan dokter Spesialis dalam Kegiatan Pelayanan Dokter Spesialis Mobile di Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko (Wakatobi II).

Dokter spesialis melakukan pelayanan kesehatan di pulau Biningko
Dokter spesialis melakukan pelayanan kesehatan di pulau Biningko

Selain itu, RSUD ikut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial dalam pengobatan gratis yaitu pengobatan gratis di Kampung Wisata Mola pada tahun 2017 dan di Desa Waginopo pada tahun 2018.
Agar kebijakan RSUD Kabupaten Wakatobi lebih terarah, kini RSUD Wakatobi telah memiliki arah kebijakan hingga lima tahun kedepan, yaitu:

  • Melakukan Kontrak Dokter Spesialis Dasar dan Penunjang secara berkesinambungan (Kesehatan Bersinar).
  • Akreditasi Rumah Sakit
  • Meningkatkan Status Kelas RS dari Kelas D menjadi Kelas C.
  • Meningkatkan pengetahuan dan skill tenaga medis, keperawatan maupun non perawatan melalui pelatihan-pelatihan. (termasuk melatih tenaga operator chamber untuk menunjang kepariwisataan).
  • RSUD Wakatobi akan menggunakan Teknologi (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit / SIM RS).

Munardin Malibu mengucapkan terima kasih kepada Pemda Wakatobi dan seluruh personil RSUD Kabupaten Wakatobi, karena berkat kekompakan kerjasama semua pihak, seluruh program kerja RSUD Kabupaten Wakatobi bisa berjalan dengan baik.

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Habiruddin Daeng

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.