Festival Budaya Tua Picu Kelangkaan BBM di Buton

  • Bagikan
Nampak antrian di SPBU Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara akibat kelangkaan BBM, Senin (21/8/2017). (Foto: La Ode Ali/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON – Kegiatan Festival Budaya Tua yang dilaksanakan tiap tahunnya dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakry sejak 2013 yang bertujuan mempromosikan dan melestarikan budaya baik di tingkat nasional maupun internasional, ternyata berdampak pada kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Seperti yang terjadi pada Senin 21 Agustus 2017, BBM jenis Premium, Pertalite, dan Pertamax di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pasarwajo mengalami kelangkaan yang menyebabkan puluhan kendaraan roda dua dan empat terpaksa tidak bisa mengisi bahan bakar untuk kendaraannya.

“Premium, Pertamax, dan Pertalite ini semuanya habis dari jam dua siang tadi,” kata salah seorang sopir angkutan umum yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di SPBU Pasarwajo yang mau mengisi BBM, Senin (21/8/2017) sekitar pukul 16.00 Wita.

“Sudah sering begini, kita juga tidak tahu kenapa, makanya kita minta pemerintah menambah lagi SPBU supaya kita tidak setengah mati begini, kita disini dari tadi mau isi bensin tapi kosong,” kata pengendara lainnya.

Sementara itu, penanggungjawab SPBU Pasarwajo, Arafat ketika dimintai tanggapannya mengenai hal tersebut mengatakan, kelangkaan BBM disebabkan banyaknya kendaraan yang bolak balik mengisi bahan bakarnya karena adanya Festival Budaya Tua Buton di Takawa, Pasarwajo.

“Ini karena banyaknya permintaan kendaraan karena ada kegiatan festival sehingga banyak orang gunakan BBM,” kata Arafat saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca:   Bagaimana Konten dan Fotografi Jadi Sub Sektor Penting Mempercepat Pembangunan Daerah?

Kelangkaan BBM ini, lanjut dia, baru kali pertama terjadi, itu dikarenakan mobil BBM dari Depot Pertamina Baubau terlambat diantar ke SPBU yang mendapatkan jatah per minggu itu dari Depot Baubau sebanyak 16 kiloliter untuk masing-masing jenis BBM.

“Kalau Solar masih ada ini, yang kosong cuma Pertilite, Premium, dan Pertamax, tapi mobilnya dari Pertamina Baubau ini sementara dijalan mau ke sini, kita mau minta tambahan di Depot itu nda bisa, karena haknya mereka,” ujarnya.

Puluhan kendaraan mengantri hingga sepanjang 100 meter. Hingga berita ini dirilis, mobil BBM dari Depot Pertama belum juga sampai di SPBU Pasarwajo.

Laporan: La Ode Ali

  • Bagikan