Kecam Pernyataan Kesbangpol Wakatobi, DPRD: Kami Hadir Berdasarkan Undangan KASN

  • Bagikan
Surat undangan DPRD Wakatobi untuk hadir dalam klarifikasi yang dilakukan oleh KASN. (Foto: Ist)
Surat undangan DPRD Wakatobi untuk hadir dalam klarifikasi yang dilakukan oleh KASN. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi mengecam pernyataan kontroversial Kepala Kesbangpol Wakatobi Adam Bahtiar yang menuding aksi Koalisi Parlemen Jalanan (KPJ) saat kedatangan KASN ditunggangi oleh para politisi pada Rabu, 23 Maret 2022 lalu.

Ketua Komisi I DPRD Wakatobi, Arman Alini, mengatakan pernyataan kepala Kesbangpol Wakatobi itu sangat tidak etis dikeluarkan oleh seorang pejabat, karena tidak melakukan koreksi atau mencari informasi valid sebelum mengeluarkan pernyataan.

“Kesbangpol sebagai bagian dari pengendalian keamanan dan ketertiban di daerah mesti harus hati-hati dalam memberikan pernyataan,” kata Arman Alini, Sabtu (2 April 2022).

Ia mengungkapkan, kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Wakatobi di hotel Wisata Wakatobi, karena diundang langsung oleh KASN sesuai surat KASN nomor: UND-200/JP.01/03/2022 untuk dilakukan klarifikasi atas dugaan pelanggaran sistim merit yang dilakukan oleh Bupati Wakatobi Haliana.

“Kami di DPRD itu diundang sebagai bagian dari bahan KASN untuk melakukan klarifikasi, ada undangan resminya, karena kenapa?, Sebab para ASN itu pernah datang ke kantor DPRD  dan menyampaikan laporan tertulisnya, baik persoalan kode etik, sistem merit eselon, II, III, IV maupun persoalan kepala sekolah,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Arman menyampaikan agar persoalan di daerah ini dapat dilihat secara bijak dan obyektif dalam menyikapinya.

Baca:   Pascabanjir, Akses di Kecamatan Ueesi Koltim Rusak Parah Bantuan Sulit di Salurkan

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD, La Ode Nasrullah yang menyebut jika Pemda Wakatobi anti terhadap kritik.

“Begitu antinya kita terhadap kritik, setiap ada demo yang dipikirkan adalah siapa penunggangnya bukan apa substansi aspirasi yang disuarakan,” ucap politisi partai Nasdem itu.

Ia menegaskan, jika bicara soal tunggang menunggang, mutasi hingga demosi ASN yang dinilai cacat prosedural oleh KASN ditunggangi siapa atau jabatan apa. Sehingga Nasrullah justru berbalik mempertanyakan komentar Kepala Kesbangpol juga sedang menunggang dan ditunggangi siapa.

“Sudahlah, dengarkan saja apa yang orang suarakan, kasian masyarakat teriak, yang dipikirkan penunggangnya” terangnya.

Sebelumnya di salah satu media online, kepala Kesbangpol Wakatobi Adam Bahtiar mengatakan, kehadiran beberapa politisi saat kedatangan KASN yang ditunjukan dengan aksi unjuk rasa menunjukkan adanya kepentingan para politisi dalam memanfaatkan polemik tersebut.

“Selain adanya kepentingan mantan pejabat maupun mantan kepsek, kepentingan lain yang bisa kita duga adalah siapa yang hadir menemui KASN di hotel itu. Kalau politisi yang hadir maka patut diduga ada kepentingan,” kata Adam Bahtiar dalam rilisnya salah satu media lokal setempat.

Bahkan kepala Kesbangpol ini telah mengkaitkan dengan kepentingan Pilkada 2024.

Akibat pernyataannya itu dalam waktu dekat DPRD Wakatobi berencana akan memanggil kepala Kesbangpol Wakatobi untuk melakukan klasifikasi atas pernyataan sepihaknya. (B)

Baca:   5 Butir Rekomendasi Covid-19 dari Wakatobi

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan