KM Cantika Lestari 8F “Angkat Kaki” dari Wakatobi Beralih Layani Rute Gorontalo

  • Bagikan
KM. Cantika Lestari 8F. (Foto: Ist)
KM. Cantika Lestari 8F. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – KM Cantika Lestari 8F kini telah angkat kaki melayani rute pelayaran dari Kabupaten Wakatobi karena diduga mengalami kerugian.

Keberadaan kapal penumpang dibawa bendera PT Pelayaran Dharma Indah ini, sebelumnya di launching oleh Bupati Wakatobi Haliana pada 20 Januari 2022 dengan rute pelayaran Kendari – Wa Ode Buri (Buton Utara) – Wanci Wakatobi.

Berdasarkan surat Rencana Pengoperasian Kapal (RPK) nomor AL.101/2000/11625/10636/22 tanggal 8 Agustus 2022, KM Cantika Lestari 8F beralih, akan melayani rute pelayaran Gorontalo – Bitung – Manado – Tolitoli – Tarakan.

RPK dan rute pelayaran itu berlaku mulai 14 Agustus 2022 sampai 13 Februari 2023.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Wanci Kabupaten Wakatobi, Arman Saleh mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat resmi pemberhentian rute pelayaran Kendari – Wa Ode Buri (Buton Utara) – Wanci Wakatobi dari pihak PT Pelayaran Dharma Indah.

Namun menurutnya, informasi pemberhentian rute tersebut telah benar karena bersumber dari akun resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Sudah falit ini karena sumbernya juga langsung dari sistem (website simlala.dephub.go.id)” ungkapnya, saat dihubungi melalui via telepon seluler, Minggu (14 Agustus 2022).

Arman Saleh menjelaskan, permintaan rute pelayaran antar provinsi seperti itu merupakan kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian perhubungan.

Baca:   Bupati Wakatobi Nilai Kinerja SKPD Belum Maksimal

“Biasanya ada tembusan ke kami, tapi mungkin mereka belum kirim saja,” ucapnya.

Kapal tersebut angkat kaki dari Wakatobi diduga mengalami kerugian karena minimnya penumpang. Penggunaan jasa transportasi laut lebih banyak memilih menggunakan kapal yang harganya lebih murah seperti KM. Al Sudais 22, KM. Napoleon 777, dan KM. Simba 1 di bandingkan dengan kapal Cantika Lestari 8f yang memasang tarif harga lebih tinggi dengan selisi mencapai Rp 20 ribu.

KM. Cantika Lestari 8f dengan rute Wanci – Kendari Rp170 ribu untuk penumpang umum, dan mahasiswa Rp125 ribu. Sementara KM. Al Sudais 22, KM. Napoleon 777, dan KM. Simba 1 hanya Rp 150 ribu, mahasiswa Rp 125 ribu. (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan