Pemda Buteng Kembangkan Tiga Sektor Unggulan untuk Pembangunan Daerah

  • Bagikan
Seminar yang digelar Bappeda Buteng terkait penyusunan RPWT. (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)
Seminar yang digelar Bappeda Buteng terkait penyusunan RPWT. (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar seminar untuk mewujudkan penyusunan Rancangan Pembangunan Wilayah Terpadu (RPWT) yang dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (21/10/2019).

RPWT diagendakan dalam seminar agar memperoleh analisa sekaligus penyusunan program kewilayahan jangka panjang dan jangka menengah yang akan dituangkan dalam Pembanguann Wilayah Terpadu Jangka Panjang (PWTJP) dan Pembangunan Wilayah Terpadu Jangka Menengah (PWTJM) daerah.

Kepala Bappeda Buteng, L. Syamsuddin Pamone, mengatakan penyusunan RPWT sangatlah bermanfaat untuk mendapatkan hasil yang tajam dalam penyusunan dokumen PWTJP, PWTJM, dan PWT tahunan.

“Kita dapat memperoleh acuan untuk membangun dan mengembangkan kapasitas terkait RPWT secara partisipasif di antara stakeholder. Membangun komitmen kolaboratif lintas sektor dan pelaku dalam konteks RPWT,” ujar Syamsuddin.

Sementara itu, Ketua tim penelitian RPWT, Zulfadli menegaskan dari penelitian yang dilakukan beberapa hari belakangan itu dari sisi kewilayahan terdapat delapan kawasan strategis dengan tiga sektor komoditas yang dapat dikembangkan, yakni pariwisata, perikanan, dan pertanian.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Ketiga sektor tersebut nantinya menjadi sektor unggulan Pemda Buteng ke depannya, sehingga perlu adanya singkronisasi dari semua pihak, baik itu OPD maupun instansi lainnya selama 5 tahun.

Baca:   Pengadilan Agama Raha Luncurkan Aplikasi SIPETIR, Pelayanan Kini Semakin Mudah

“Dengan tujuan untuk meningkatkan tiga komoditas sektor yang akan menjadi keunggulan Buteng itu nantinya,” tambha Dosen UGM tersebut.

Tim peneliti juga mengidentifikasi 17 gua yang akan dilakukan penelitian secara mendalam mulai dari kandungan airnya dan komponen lainnya.

“Apakah gua tersebut bagus untuk dijadikan objek wisata atau ada keunggulan lainnya. Pada intinya semua penemuan yang kami temukan akan kami sampaikan kepada Pemda Buteng sebagai bahan kajiannya,” jelasnya.

Laporan: Ali Tidar
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan