Titin Nurbaya Saranani resmi Nakhodai Lasqi Konawe

  • Bagikan
Foto bersama usai Titin Nurbaya Saranani dilantik sebagai Ketua Lasqi Kabupaten Konawe. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Titin Nurbaya Saranani resmi nakhodai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Ladqi) Kabupaten Konawe periode 2021-2026, Kamis (4/11/2021).

“Saya akan terus berupaya agar Lasqi ke depannya lebih maju. Tak hanya pada aspek prestasi, tetapi membangun karakter generasi bangsa yang memiliki jiwa kreatif dan inovatif,” jelas Ketua PKK Konawe itu.

Dikatakan Titin, peran Lasqi sangat penting dalam mempererat ukhuwah islamiah dan meningkatkan apresiasi terhadap ekspresi dalam bentuk seni dan budaya Islam khususnya di Kabupaten Konawe. Pengukuhan Lasqi ini diharapkan tidak dimaknai sebagai formalitas acara seremonial. Namun upaya komprehensif dalam pembinaan kerohanian umat Islam khususnya bagi generasi muda.

“Seniman-seniman muslim yang ada di Konawe ini perlu banyak berdialog, bertukar kreativitas untuk terus mengembangkan berbagai jenis budaya Islam sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar istri Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa itu.

Melalui Lasqi tersebut, dirinya ingin memperkenalkan lembaga seni dan qasidah di Kabupaten Konawe yang dirintis oleh ulama dan pejuang-pejuang agama terdahulu di negeri ini. Jika tidak diperjuangkan hal ini bisa hilang di tengah-tengah masyarakat. Lasqi Konawe juga nantinya akan ditingkatkan kualitasnya dikarenakan memiliki misi yang cukup jelas, yaitu seni sebagai media dakwah dalam membangun etika dan moral bangsa serta membangun umat

Baca:   Kesehatan 49 WNA China di Morosi Kembali Diperiksa, Ini Hasilnya

“Saatnya Lasqi bergerak untuk mempromosikan musik qasidah Islam agar digemari generasi milenial,” tambahnya.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa melalui Asisten I, Adi Hidayat menyampaikan Lasqi salah satu lembaga yang mengembangkan seni religius yang memiliki warna khas yang terdapat di tanah air, sehingga pesan-pesan Lasqi harus disampaikan secara efektif, persuasif, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Adanya Lasqi dan seni budaya Islam ini kiranya mampu memberikan solusi dari persoalan kehidupan yang dihadapi masyarakat saat ini hingga masa akan datang,” ucapnya.

Di pengurusan yang baru juga Lasqi diharapkan memotivasi remaja generasi penerus bangsa sebagai media paling praktis dan persuasif guna membendung informasi yang dapat merusak moral untuk memberikan manfaat bagi segenap lapisan umat.

“Tantangan pendidikan agama semakin hari semakin berat, seiring dengan derasnya arus teknologi dan globalisasi, yang menuntut Lasqi agar menjadi benteng umat sehingga terhindar dari segala pengaruh negatif yang ditimbulkan,” ujarnya.

“Program-program dan kegiatan pembangunan yang sedang dan akan kita jalankan ini selalu kita dedikasikan untuk meletakkan kerangka kemajuan untuk daerah kita, sehingga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW Lasqi Provinsi Sultra, asisten dan staf ahli Bupati Konawe, Kepala Kantor Kementerian Agama Konawe, MUI Konawe, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Konawe, tokoh masyarakat, aokoh Agama, dan pengurus Lasqi Konawe. (C)

Baca:   Diserang Penyakit Mirip Gizi Buruk, Seorang Gadis di Konawe Meninggal

Laporan: Andi Nur Aris.S
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan