Bank Sultra Salurkan Dana CSR Untuk Korban Banjir di Sultra

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bank Sultra salurkan dana Corporate Social Responsiblity (CSR) sebesar 108,5 juta di posko induk Markas Korem 143 Halu Oleo

Bantuan tersebut diperuntukkan untuk membantu korban banjir di wilayah Konawe Utara (Konut), Konawe, Kolaka Timur (Koltim), Konawe Selatan (Konsel) dan sebagian wilayah Bombana diterima langsung Danrem 143 Halu Oleo, Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, dari Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Sultra La Ode Muhammad Mustika pada Jumat 28 Juni 2019.

“Bank Sultra berusaha untuk selalu hadir ditengah masyarakat dalam kondisi apapun, termasuk pada musibah banjir yang menimpa beberapa wilayah di Sultra,” jelas Mustika melalui siaran persnya, Minggu (30/6/2019).

Bank Sultra bukan hanya berkontribusi saat musibah banjir, namun persoalan kemanusiaan yang terjadi di Buton tidak lepas dari perhatian Bank Sultra.

“Sebenarnya saat kejadian musibah banjir dan kemanusian yang melanda sejumlah kabupaten di Bumi Anoa, kantor perwakilan Bank Sultra setempat sudah terjun langsung bersama Pemda untuk memberikan bantuan,” ungkap Mustika.

Katanya, ketika terjadi peristiwa banjir Bank Sultra melalui kantor Cabangnya langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mensurvei kebutuhan masyarakat. Alhasil, pada tahap pertama Bank Sultra telah menyalurkan bantuan senilai 91,5 juta.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan tahap akhir sehingga dengan demikian total penyaluran CSR musibah yang menimpa Sultra tersebut sebesar 200 juta, hal ini sesuai keputusan rapat Direksi Bank Sultra,” jelasnya.

Namun tidak menutup kemungkinan, angka tersebut bisa bertambah yang disesuaikan dengan jumlah ketersediaan dana CSR Bank Sultra dan kebutuhuan para korban bencana alam.

yamaha

Pihaknya berharap, dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban para korban bencana banjir dan kemanusian.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Provinsi Sultra, Boy Ihwansyah, menyampaikan apresiasinya kepada Bank Sultra yang telah menyalurkan dana CSR kepada para korban bencana banjir dan kemanusian.

Bantuan dana tunai yang diberikan Bank Sultra itu, kata Boy, akan digunakan untuk membeli bantuan yang belum terpenuhi selama masa tanggap darurat. Jika masih tersisa, kas saldo bantuan tunai akan digunakan untuk kebutuhan lain mislanya pengecatan fasilitas umum dan lain sebagainya.

“Bantuan fisik yang ada saat ini itu didominasi makanan dan pakaian, sementara beberapa kebutuhan seperti perlengkapan sekolah, popok bayi dan pakaian dalam, dianggap masih kurang dan belum tersedia, jadi nanti arahnya kesana,” kata Boy Ihwansyah.

Untuk diketahui, katanya, masa tanggap darurat bencana di Sultra diperpanjang hingga tanggal 2 Juli 2019 mendatang yang sebelumnya ditetapkan pada tanggal 28 Juni 2019.

“Kondisi saat ini banjir yang menggenangi rumah warga telah surut meski beberapa daerah masih terisolir karena rusaknya infrastruktur,” pungkasnya.

Laporan: Wa Rifin

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.