Festival Pesona Budaya Tua Buton

Dikemudikan Anaknya, Mobil Dinas Camat Terguling

SULTRAKINI.COM: KOLAKA — Mobil Dinas Camat Baula, Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, mengalami kecelakaan, menabrak median Jalan Raya Pemuda Kelurahan Balandete, Kecamatan Kolaka, Minggu (8 April 2018) sore.

Mobil Daihatsu berpelat merah DT 1351 B tersebut dikemudikan oleh Jil Alfaritzi Djafar, putra Camat Buala Jusrin Djafar dan memuat penumpang sebanyak enam orang. Mereka semua selamat, namun Jil mengalami luka robek pada bagian tangannya.

”Mobil camat Baula, anaknya yang bawa. Ada tujuh orang di dalamnya, anak-anak semua. Mobilnya terguling guling,” jelas Tri, saksi mata di tempat kejadian.

Polisi lalulintas Polres Kolaka, Bripka Arnol mengatakan dari beberapa informasi yang didapatkannya bahwa mobil tersebut memang sedang melaju dengan kecepatan tinggi, dan diserempet oleh kendaraan lain saat melaju di Jalan Pemuda.

“Untuk sementara dari keterangan saksi bahwa mobil memang melaju dengan kecepatan tinggi sehingga oleng kanan dan menabrak median jalan,” kata Arnol.

Jil yang mengemudikan mobil saat kecelakaan mengaku bahwa mobilnya diserempet dari belakang sehingga oleng ke kanan.

Kecelakaan itu mendapat berbagai tanggapan di media sosial. Beberapa menyatakan prihati atas kejadian tersebut sementara yang lainnya menyayangkan kejadian tersebut karena mobil dinas tidak seharusnya dikemudikan untuk kepentingan pribadi.

“Okelah kita prihatin. Tapi prihatinx sama yg kecelakaan.. Tapi yg kita hujat ini orang yg di belakangx. Yg mengakibatkan kecelakaan. Dan yg PALING di sesalkan MOBIL dinasx bro.. di mana2 sabtu minggu itu mobil dinas di larang beroprasi.. Itu mobil dinas uang rakyat. Bukan mobil nenek moyang dia,” demikian salah satu akun FB di Grup Kolaka Hebat Kolaka Bisa.

Bahkan salah satu akun FB juga menyatakan kendaraan tersebut memuat alat peraga kampanye salah satu calon dan memiliki plat hitam. “Ini Kenyataannya Mobil tsb memuat APK Salah Satu Calon Bupati di lengkapi Plat Hitam lagi…” begitu tulis akun FB di grup tersebut.

Laporan: mirwan

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.