Dua Kecamatan di Bombana dapat Bantuan Sembako, Akankah diisolasi?

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Dua kecamatan di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara mendapat perhatian serius dari satuan gugus tugas penanganan Covid-19 Bombana.

Kecamatan Masaloka Raya dan Kecamatan Mata Oleo telah dijatah santunan paket sembako yang mulai dijadwalkan penyalurannya pada Senin, 4 Mei 2020. Paket yang akan disalurkan sebanyak 21,7 ton beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, dan teh.

Semua bantuan ini mulai diangkut dari Pelabuhan Kasipute, Kecamatan Rumbia menuju dua kecamatan tersebut. Proses penyalurannya pun dipantau Bupati Bombana, Tafdil.

Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Bombana, Heryanto membenarkan penyaluran paket bantuan itu. Dia merinci sebanyak 1.086 keluarga akan menerima bantuan. Satu keluarga akan menerima satu paket yang berisi 20 kilogram beras, dua kilogram gula pasir, dua liter minyak goreng, teh, hingga penyediaan gas elpiji ukuran tiga kilogram.

Paket bantuan di Kecamatan Masaloka Raya sebanyak 804 keluarga yang tersebar di Masaloka Timur sebanyak 149 keluarga, Masaloka Barat 156 keluarga, Masaloka Selatan 191 keluarga, Masaloka 168 keluarga, dan Desa Lamburi sebanyak 140 keluarga. Sementara Kecamatan Mata Oleo sebanyak 282 keluarga tersebar di Desa Batu Sempe dan Desa Watu Mentade.

Belum ada pernyataan resmi musabab penyerahan sembako khusus di dua kecamatan tersebut. Namun sebelumnya, empat orang warga asal dua kecamatan itu terpapar positif Covid-19.

Sementara 61 orang lainnya berstatus orang tanpa gejala (OTG). Mereka tertular dari klaster KM Dorolonda dari Maluku Utara tujuan Baubau, dan tiba di Bombana sekitar 7 April 2020.

“Bantuan ini untuk 14 hari ke depan. Hingga malam ini, belum ada instruksi untuk isolasi wilayah atau semacamnya. Andai diterapkan, masih butuh kajian lanjut. Kami serahkan dulu BLT (Bantuan Langsung Tunai) hingga paket sembako. Selebihanya, nanti kami infokan,” jelas Heryanto, Minggu (3 April 2020).

Untuk diketahui, berdasarkan data gugus tugas Covid-19 Provinsi Sultra hingga Minggu (3/5/2020) pukul 17.00 Wita, Kabupaten Bombana memiliki 83 OTG, 18 orang dalam pemantauan (ODP), 0 pasien dalam pengawasan (PDP), dan lima orang positif corona.

Laporan: Badar
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.