Kabupaten Butur akan Miliki Bandara, Bupati sudah Cek Lokasi

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Pemerintah Daerah Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara meninjau rencana pembangunan bandara udara diatas lahan seluas 54,19 hektare di Desa Lantagi, Kecamatan Kulisusu, Rabu (11/3/2020). Peninjauan ini turut dilakukan Bupati Butur, Abu Hasan.

Peninjauan bandara di Desa Lantagi dilakukan kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Butur, kades Lantagi, camat Kulisusu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah masyarakat Desa Lantagi.

Abu Hasan mengatakan, kondisi Desa Lantagi dulu dan sekarang jauh berbeda dari segi lingkungan fisik tempat tinggalnya maupun masyarakatnya. Dulu anak-anak di desa ini harus menempuh jarak jauh untuk bersekolah. Sedangkan sekarang mereka bisa bersekolah di desa setempat.

Terkait keberadaan bandara nantinya, dipastikan ikut mempengaruhi roda perekonomian masyarakat Desa Lantagi. Di aspek lain, infrastruktur akan ditingkatkan lingkungannya akan ditata, destinasi wisatanya juga ikut digenjot. Misalnya, wisata Danau Moloku yang nantinya dilestarikan sebagai salah satu bagian integral daya tarik wisatawan.

Fortune

“Saya sudah liat lokasinya, cocok dengan gambarnya, saya sudah tugaskan Dinas Perhubungan mengidentifikasi tanah yang sudah ada dicocokkan dengan lokasinya, dicocokkan dengan kepemilikan tanahnya tidak ada masalah,” katanya.

Bupati Butur mengajak masyarakat mensukseskan pembangunan bandara di wilayah tersebut. Termasuk memerintahkan pihak Dinas Perhubungan membentuk tim dan posko terpadu proses pembangunan bandara yang melibatkan sejumlah pihak, misalnya TNI-Polri, tokoh masyarakat, OPD agar tahapannya bisa terukur dan dievaluasi setiap saat.

“Oleh karena itu mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama untuk bersama-sama dalam kepentingan bandara kita, karena ini bandara bukan kepentingan bupati, bukan kepentingan para kepala dinas, tapi kepentingan masyarakat dan anak cucu kita ke depannya,” tambahnya.

Laporan: Ardian Saban
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.