Pilkada koltim

Petugas Kebersihan Kendari Terima Dana ZIS

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari menyalurkan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) kepada petugas kebersihan. Total dana dikeluarkan untuk petugas kebersihan, yaitu Rp 143.280.000.

Penyaluran ZIS merupakan periode kedua pada 2019. Peruntukkan utama bagi bantuan kemanusiaan adalah petugas kebersihan Kendari.

“Kali ini program kami utamakan petugas kebersihan karena kami menganggap saudara-saudara di (petugas) kebersihan sangat perlu dibantu mengingat pekerjaan mereka berat dengan imbalan yang tidak seberapa,” ucap Kepala Baznas Kota Kendari, Alimuddin, Selasa (16/7/2019).

Foto bersama usai penyaluran ZIS kepada petugas kebersihan Kota Kendari. (Foto: Ade putri/SULTRAKINI.COM)
Foto bersama usai penyaluran ZIS kepada petugas kebersihan Kota Kendari. (Foto: Ade putri/SULTRAKINI.COM)

Secara rinci dana ZIS diperuntukkan untuk delapan item bantuan. Pertama, bantuan biaya pendidikan 40 orang hafiz&hafizah dengan total dana Rp 20 juta. Kedua, bantuan kemanusian kepada 597 orang fakir miskin (petugas kebersihan) dengan total dana Rp 143.280.000. Ketiga, bantuan pemberdayaan ekonomi (modal usaha) kepada keluarga miskin Rp 30.000.000. Keempat, bantuam fisabilillah bagi 40 orang imam masjid dengan total dana Rp 20 juta.

Kelima, dana bagian Baznas Sultra atas setoran zakat /infak jemaah haji Rp 7.828.125. Keenam, bantuan perbaikan rumah miskin untuk satu orang Rp 9,5 juta. Ketujuh, bantuan kegiatan keagamaan (pentas PAIS) Rp 16 juta. Kedelapan, operasional amil zakat 12,5 persen (UPZ dan pengurus Baznas) Rp 32.875.000.

Pilkada

Total dana tersalurkan untuk delapan item tersebut, yakni lebih dari Rp 279 juta.

Semua dana bantuan bersumber dari zakat ASN, serta infak/sedekah berasal dari jemaah haji dan sejumlah dermawan yang terkumpul di Baznas Kota Kendari.

Pemkot Kendari berharap, penyaluran bantuan membantu peningkatan ekonomi masyarakat dan berkelanjutan dan berkesinambungan.

Di satu sisi, Pemkot menyatakan kesiapannya mendukung program pemberdayaan masyarakat dari dana Baznas karena dinilai membantu usaha kecil di lingkungan masyarakat. Misalnya, pemanfaatan lahan untuk menanam sayuran dan usaha mikro kreatif.

Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar juga berharap penyaluran ZIS bisa mempengaruhi perekonomian masyarakat dan menggerakkan masyarakat untuk memulai usaha kecil.

“Penyaluran ini bisa digunakan untuk membuat sebuah usaha kecil, seperti hidroponik tomat, kangkung, dan lain-lain,” ujar Nahwa Umar. (Adv)

Laporan: Ade Putri
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.