CMI, Pendidikan Nonformal yang Lulusannya Bersertifikat Nasional dan Internasional

  • Bagikan
Pendiri Yayasan CMI, Herna, Kamis, (3/5/2018). (Foto: Nur Cahaya/SULTRAKINI.COM)
Pendiri Yayasan CMI, Herna, Kamis, (3/5/2018). (Foto: Nur Cahaya/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pendiri yayasan Cerdas Madani Indonesia (CMI), Herna melakukan pertemuan resmi dengan Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Teguh Setyabudi bersama perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (3/5/2018). Pertemuan itu membahas pendidikan nonformal usungan CMI untuk berada di wilayah setempat.

CMI dalam pendidikannya lebih mementingkan aplikasi dan setelah lulus mendapatkan sertifikat nasional dan internasional. Pihaknya menyediakan jurusan Sekretaris, Humas, Ilmu Akuntansi, Aplikasi Perkantoran, dan Bahasa Inggris. CMI bekerja sama dengan Australia sehingga seluruh peserta didiknya memiliki peluang magang di Australia.

“Sultra ini merupakan pertama untuk sekolah bidang non formal. Lulusan kita siap kerja, tidak hanya terserap untuk lokal saja, daerah lain juga bisa. Karena SOP CMI sudah memenuhi standar,” kata Herna, Kamis (3/5/2018).

Yayasan yang bertempat di kompleks Citra Land itu, membuka kelas perdana di Agustus 2018. Tidak hanya menerima lulusan SMA sederajat, lulusan sarjana juga diterima. Intinya dari segi umur tidak menjadi prioritas. Termasuk target peserta didiknya.

“Kita akan membuka kelas perdana di Agustus 2018 mendatang,” terangnya.

 

Laporan: Nur Cahaya

Baca:   Trend Kepatuhan Protokol Kesehatan Masyarakat Kendari Membaik, Jembatan Teluk Kawasan Pelanggar Tertinggi
  • Bagikan