Tingkatkan Capaian Vaksinasi Covid-19, Pemda Koltim Selenggarakan Secara Massal

  • Bagikan
Vaksinasi massal tahap 3 di Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Koltim. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara melanjutkan program vaksinasi massal untuk memutus penyebaran Covid-19. Vaksinasi tahap 3 ini berlangsung di Kecamatan Tirawuta, Kamis (17/6/2021).

Bupati Koltim Andi Merya Nur bersama Kapolsek Tirawuta, dan sejumlah OPD serta camat memantau pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

Bupati Andi Merya mengatakan, program vaksinasi merupakan upaya Pemerintah Indonesia guna mempercepat penanganan Covid-19. Untuk itu, masyarakat diharapkan bisa mensukseskan program tersebut sehingga lebih produktif menjalankan aktivitas sehari-hari.

Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok agar masyarakat lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya,” ucapnya.

Vaksinasi massal tahap 3 di Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Koltim. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

Ketua Gugus Covid-19 Koltim, Munir Abubakar, vaksinasi tahap 3 menggunakan vaksin Sinovac. Target vaksinasi kali ini sebanyak 300 jiwa.

“Kami menarget 300 jiwa dan syarat penerima vaksin umur di atas 18 tahun hingga 59 tahun dan tidak memiliki penyakit penyerta,” jelasnya.

Untuk diketahui vaksinasi massal tahap 1 diikuti 5.729 jiwa dan tahap 2 sebanyak 1.685 jiwa. Mereka yang menerima vaksin adalah para tenaga kesehatan, pelayan publik, dan masyarakat.

“Alhamdulillah tidak ada yang mengalami efek atau kasus yang tidak diinginkan,” terangnya.

Bupati Koltim sebelumnya menyatakan, untuk meningkatkan capaian vaksinasi di wilayah kerjanya, salah satu upaya akan dilakukan, yakni menyisipkan syarat pembuatan KTP-el, pengurusan nikah, dan sejumlah urusan administrasi lainnya adalah sudah divaksinasi. Langkah ini ditempuh karena persentase vaksinasi di wilayah setempat masih di bawah 50 persen.(B)

Baca:   Ratusan Mahasiswa IAIN Kendari KKN di Koltim, Pemda: Tetap Disiplin Prokes

Laporan: Hasrianty
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan