Iklan Clarion

Berhaji Sejak Dini Lewat Bank Muamalat, Bayi Pun Bisa

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bank Muamalat membuat terobosan gerakan berhaji sejak dini. Bayi usia 0 tahun pun sudah bisa membuka rekening haji melalui program ini. Di usia 12 tahun, sudah dapat menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Bank Muamalat meluncurkan gerakan berhaji usia dini serentak di 10 kota dan 28 kabuapaten se-Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua). Acara lounching menghadirkan 5 ribu murid TK, SD, sampai SMA. Di Sulawesi Tenggara, acara launching dipusatkan di SDIT Al Qalam Kendari, yang dihadiri 350 murid SDIT dan SMPIT, Jumat (23/2/2018).

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Acara bertajuk edukasi ini bekerjasama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yang memiliki tanggung jawab edukasi ke masyarakat seperti halnya Bank Muamalat. Diharapkan orang tua murid dan anak-anak sadar haji sejak dini.

Branch Manager Bank Muamalat Kendari, Fitrawan menjelaskan melalui rilis pers kepada Sultrakini.com, selain edukasi tentang haji, program ini diluncurkan untuk menyiapkan umat muslim berhaji sejak awal. Mengingat antrian haji di Indonesia Timur cukup lama, bahkan di salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan antrian bisa mencapai 40 tahun.

“Jadi sangat penting anak-anak sudah memiliki rekening haji, dimana pembukaan sudah bisa dilakukan mulai dari 0 tahun dan porsi bisa dilakukan mulai 12 tahun,” terang Fitrawan.

Pembukaan rekening haji pun sangat mudah, dimulai dari Rp50 ribu. Khusus yang autodebet rutin tiap bulan, berkesempatan mendapat undian umroh, dimana tahun 2018 Bank Muamalat akan memberikan 75 umroh gratis bagi pemilki rekeneing haji dengan saldo minimal Rp5 juta.

Dalam acara peluncuran, dilakukan pembukaan rekening secara serentak oleh para murid yang diserahkan oleh pejabat setempat secara simbolis. Untuk Cabang Kendari, diserahkan oleh Wakil Walikota Sulkarnain Kadir, disaksikan Kepala Kantor Kemenag Kendari H. Syamsuri, dan Kasi Haji Pemkot Kendari Marwidji, serta Branch Manager Bank Muamalat Kendari Fitrawan.

“Kami ingin bekerjasama lebih baik ke depan dengan BPKH, dalam rangka peningkatan kesadaran berhaji masyarakat sejak usia dini. Dan kami harapkan BPKH sebagai salah satu pemegang saham, dapat memanfaatkan jaringan Bank Muamalat untuk menjalankan program-program BPKH,” ujar Fitrawan yang juga mantan aktivis KAMMI Sultra ini.

BPKH sangat mendukung program ini, apalagi Bank Muamalat menjadi bank pelopor yang akan melakukan gerakan tersebut. Linear dengan kepentingan Bank Muamalat untuk menumbuhkan bisnis retail secara rata, yang dapat mendokrak penambahan NOA dan dana murah untuk jangka panjang.

“Saya sangat salut dengan inisiasi yang dilakukan oleh Bank Muamalat dan BPKH. Ini adalah gagasan cemerlang dan Depag (Kemenag) sangat mendukung gerakan berhaji usia dini yang dilakukan oleh Bank Muamalat dan BPKH,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kendari, Syamsuri.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.