SULTRAKINI.COM: KENDARI - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemerintah Kota Kendari, Amir Hasan membantah adanya dugaan pemotongan sepihak honor pegawai setempat. Menurutnya, pemotongan tersebut bukan dari honor pegawai melainkan dari uang piket yang digunakan untuk dana santunan kepada pegawai yang terkena musibah.

Dugaan Pemotongan Honor Pegawai, Kasat Pol PP: Bukan Keputusan Saya
Ilustrasi. (Foto: Google)

"Tidak ada honor pegawai yang kami potong dan lagian terkait dana yang Rp 200 ribu itu diambil dari uang makan mereka dan itu berdasarkan kesepakatan diatas hitam dan putih antara pegawai dan Kasatpol PP yang lama sejak Januari 2017," kata Amir kepada SultraKini.Com melalui sambungan telepon, Selasa (28/11/2017).

Amir menambahkan, honor pegawai Sat Pol PP Kota Kendari terus rutin dibayarkan setiap bulan senilai Rp 500 ribu. Pihaknya mengaku bersalah, jika benar ada pemotongan dengan honor pegawai yang seperti itu.

"Keterlaluan saya kalau benar mau potong honornya mereka dengan nilai seperti itu. Jadi, perlu diketahui bahwa keputusan soal pemotongan dana Rp 200 ribu itu bukan keputusan saya, tapi mereka sendiri yang pernah sepakat. Hal ini juga saya pernah tegaskan kembali peruntukan uang tersebut," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, dugaan pemotongan honor tersebut pertama kali di posting ke sosial media oleh salah seorang pegawai honor Sat Pol PP  Pemerintah Kota Kendari. Postingan tersebut kemudian menuai kritikan warga net dan menilai bahwa hal tersebut diduga sebagai bentuk pungli.


Laporan: Wayan Sukanta

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations