Kartu Keluarga Sejahtera Serentak Disalurkan di Kendari, Warga Tinggal Transaksi di E-Waroeng

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Satu lagi program Kementerian Sosial Republik Indonesia di tengah pandemi Covid-19 untuk membantu masyarakat yang diserahkan oleh Pemerintah Kota Kendari. Program ini adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Penyerahannya berlangsung di Kelurahan Lahundape dan Kemaraya secara simbolis, Senin (11/5/2020).

Penyaluran KKS dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain di dampingi Dinas Sosial dan Koordinator KKS Kota Kendari kepada 59 keluarga penerima manfaat (KPM) secara simbolis.

Sri Lestari berterima kasih kepada pemerintah pusat yang peduli dengan masyarakat kurang mampu di Kota Kendari. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini yang sangat membutuhkan uluran bantuan.

“Sejauh ini pemerintah memang intens memberikan bantuan dalam bentuk sembako dikarenakan bantuan tersebutlah yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini,” ujarnya.

Pemkot Kendari juga akan menyalurkan bantuan sembako secara serentak yang direncanakan pada 12 Mei mendatang.

“Insya Allah hari Rabu (12/5) Pemkot akan menyalurkan bantuan sembako. Selain sebagai bentuk kepedulian juga merupakan rangkaian dari HUT Kota Kendari ke-189,” sambungnya.

Ditambahkan Koordinator Daerah Program KKS Kota Kendari, Sahida, total jumlah penerima KKS, yakni 2.126 KPM yang berada di sebelas kecamatan dan 64 kelurahan.

Adapun cara penggunaan KKS, masyarakat tinggal bertransaksi di E-Waroeng yang ditunjuk oleh pemkot. Nantinya penerima bantuan bisa langsung mendapatkan bahan pangannya, berupa beras, telur, sayur mayur, dan lainnya senilai 200 ribu per KPM.

Total 54 agen penyalur (E-waroeng) di Kota Kendari telah bekerja sama dengan Bank Himbara (Himpunan Bank Rakyat) salah satunya Bank BRI

“Penyerahan kami lakukan serentak hari ini di seluruh kelurahan. Hanya kali ini secara simbolis kami laksanakan di Kelurahan Lahundape. Jatah KKS setiap kelurahan berbeda, khusus di Kelurahan Lahundape sekira 32 KPM,” jelasnya.

Kartu sembako ini akan membuat masyarakat mendapatkan bantuan terhitung Maret hingga Agustus 2020. Namun, tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang lagi apabila Covid-19 belum berakhir.

“Bagi masyarakat yang belum terdaftar, kami sarankan segera melapor di Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) yang ada di tiap kelurahan untuk kemudian didata dan didaftarkan kepada kami (Kemensos) untuk mendapatkan bantuan sembako,” terang Sahida.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.