Pilkada koltim

Kendari Dapat Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Guna meningkatkan hasil produksi pertanian di Kota Kendari, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) sebanyak 158 unit yang diberikan pada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di setiap kecamatan.

Bantuan Alsintan tersebut, dibagikan langsung kepada masing-masing Gapoktan oleh Direktur Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Bustanul Arifin Caya, dalam acara peresmian Peningkatan Prasarana Pengambilan dan Jaringan Pipa Transminsi Air Baku Kota Kendari oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RI di Kelurahan Wawombalata, Mandonga, Selasa (30/10/2018)

Bustanul mengatakan, bantuan Alsintan yang diberikan Kementan bagi Gapoktan berjumlah 158 unit tersebut terdiri dari Alsintan pra panen yakni 15 unit traktor roda dua, tiga unit traktor roda empat, 15 unit pompa air, lima unit cultivator, empat unit transplanter jarwo, sepuluh unit corn planter manual, tiga unit corn sheller, tiga unit power thresher dan 100 hand sprayer. Sedangkan untuk Alsintan pasca panen seperti, tiga unit corn sheller dan tiga unit power thresher.

“Pemberian Alsintan ini merupakan bukti perhatian dari pemerintah terhadap keberpihakannya kepada kelompok tani, sehingga ke depan diharapkan dengan bantuan alsintan ini betul-betul dapat meningkatkan kesejahteraan, produksi dan pendapatan petani penggunanya,” ujarnya.

Dirinya berharap, bantuan Alsintan kepada Gapoktan mendapat pengawalan dari Dinas Pertanian Kota Kendari. Jangan sampai, kata Bustanul, alsintan tidak dimanfaatkan secara optimal dan bahkan mangkrak.

Pilkada

Sementara itu, Plt Walikota Kendari, Sulkarnain yang diwakili Asisten II, Kasman Arifin, menyampaikan terima kasih kepada Kementan RI yang telah menyerahkan bantuan ratusan alsintan.

“Tentunya tujuan dari bantuan ini yaitu membantu petani dari sisi pembiayaan dan permodalan untuk pembelian sarana produksi seperti benih, pupuk dan obat-obatan sehingga bebannya lebih ringan. Selain itu bisa meningkatkan produktivitas, produksi dan pendapatan sekaligus kesejahteraan petani, khususnya petani padi, jagung dan kedelai,” cetus Kasman.

Menurutnya, meski potensi lahan pertanian yang termanfaatkan di Kota Kendari tidak terlalu luas jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Sultra. Namun, jika bisa dioptimalkan melalui budidaya padi, palawija, sayuran secara organik akan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

“Apalagi alat yang diserahkan sudah tergolong lengkap atau komplit, mulai dari alat pengolahan tanah, alat tanam, penyiangan sampai alat panen dan selanjutnya alat prosecessing hasil. Kami berharap petani kita bisa memanfaatkan Alsintan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Laporan : Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.