Lima Peneliti UHO Kerja Sama Internasional

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Lima peneliti Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil menggandeng perguruan tinggi mancanegara dalam melakukan kegiatan penelitian bersama. Dua kegiatan merupakan penelitian lanjutan dari tahun sebelumnya, selebihnya kegiatan yang baru digagas pada 2018.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, La Aba, menerangkan penelitian lanjutan itu terkait Development of Glass Ceramic Material From Silica Xerogel Derived From RICE Husk Ash For Waveguide oleh I Nyoman Sudiana yang bekerjasama dengan Fukui University, Jepang. Kemudian, penelitian yang digagas oleh Analuddin tentang Blue Carbon status and Resistance of Mangrove Ecosystem Under Global Climate Change and Anthropogenic Pressure at Coral Triangle Ecoregion, Southeast Sulawesi, Indonesia bekerjasama dengan Tokyo University, Jepang.

“Kegiatan penelitian yang dilakukan oleh I Nyoman Sudiana sudah dilakukan selama tiga tahun berturut-turut. Sementara, Analuddin melakukan penelitian bersama tersebut selama lima tahun berturut-turut,” ujar La Aba ditemui di ruang kerjannya, Kamis (6/9/2018).

Mantan Sekretaris LPPM UHO tersebut menambahkan penelitian kerja sama yang baru digagas, yakni Nonstationary Spatial Modeling with Emphasis on Process Convolution and Goodness-of-Fit using Moving Window Approach oleh Wayan Somayasa Ryukius University, Jepang. Kemudian yang digagas oleh M. Zakir Muzakkar terkait A New Approach to the Preparation of Honeycomb Crystal of Metal Doped Titania Chalcogenide for High-performance of Photoelectrocatalytic System kerja sama Universitas Kebangsaan, Malaysia.

“Terakhir, penelitian tentang Biogeochemical Features Of Elements In The Marine System Of Starring Bay, Indonesia Associated Wth Global Warming oleh Armid. Dalam penelitian ini, Armid bekerjasama dengan Jerman, hanya saja kami ketahui secara pasti universitas yang diajak bekerjasama. Namun yang pasti kegiatan ini sudah disetujui untuk dilakukan,” terang La Aba.

Dia berharap, kedepan semakin banyak dosen UHO menggagas penelitian yang bekerjasama dengan perguruan tinggi dari negara lain. Apalagi hasil penelitian ini sudah pasti dipublikasikan dalam jurnal internasional. “Selain itu, setiap akhir kegiatan kami lakukan seminar hasil untuk memotivasi dosen lainnya. Kami juga melaksanakan pelatihan penulisan kegiatan penelitian setiap tahunnya,” tambah La Aba.

Laporan: M Yusuf
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.