SUARA

Mahasiswa UHO Ajak Warga Lestarikan Kebun Toga

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Program Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Halu Oleo, belasan mahasiswa didorong berupaya melestarikan toga atau tanaman obat keluarga di halaman rumah masyarakat. Tema khusus yang diangkat dalam KKN tersebut, pemanfaatan dan pengembangan toga berbasis kearifan lokal guna meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Padaleu, Perumahan Kendari Permai dari 27 Juli hingga 30 September 2018.

Salah seorang pembina KKN Tematik, Sitti Hermina, mengatakan sebelum kebun toga direalisasikan pihaknya mengidentifikasi pengetahuan masyarakat sehubungan pemandaatan toga. Hasilnya, masyarakat setempat tahu pentingnya kebun toga, namun tidak diimplementasikan. Kalaupun ada yang melakukan hal itu, jumlah jenis tanamannya tak banyak.

“Ada beberapa alasan diberikan masyarakat, kenapa tidak mengembangkan kebun toga di halaman rumah mereka. Pertama, rata-rata rumah warga tidak memiliki halaman yang memadai untuk kebun toga. Kemudian, ada juga yang beralasan bahan dan tanaman yang dikembangkan sulit didapat,” ungkap Sitti Hermina, Senin (10/9/2018).

yamaha

Dia menjelaskan, untuk mengatasi warga halaman yang tidak tersedia, pihaknya menggunakan median polibek dengan harapan masyarakat setempat melestarikan kebun tersebut. Olehnya itu, para mahasiswa bersama dosen pembina membuat percontohan di dua lokasi, yakni depan Kantor Lurah Padaleu berukuran 8×6 meter dan RT 11 berukuran 10×8 meter.

“Ada beberapa jenis tanaman yang kami kembangkan di kebun percontohan, di antaranya jahe merah dan putih, temulawak, lengkuas, dan kumis kucing, serta serai merah dan putih. Perlu diketahui untuk kegiatan penanaman kami lakukan dari 27 Juli hingga 27 Agustus lalu,” jelas Sitti Hermina.

Usai memperlihatkan kebun percontohan, mahasiswa selanjutnya mensosialisasikan ke masyarakat untuk mengembangkan kebun toga. Kedepan, pihaknya akan membuat lokakarya terkait pemanfaatan kebun toga.
“Kami berharap, kegiatan ini menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pengembangan toga,” ucapnya.

Laporan: M. Yusuf
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.