SULTRAKINI.COM: KENDARI - Puluhan sopir taxi konvensional menggelar aksi mogok sebagai bentuk protes keberadaan transportasi online yang diketahui telah beroperasi beberapa hari di Kota Kendari, Senin (27/11/2017). Aksi mogok dilakukan di Eks MTQ Kendari.

Protes Transportasi Online, Supir Taxi Sweeping Mobil Grab
Aksi Mogok Supri Taxi Konvensional di Eks. MTQ Kendari, Senin (27/11/2017). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

Selain menggelar aksi mogok, para supir juga melakukan sweeping terhadap keberadaan transportasi online yang masih beroperasi. 

Alhasil, satu unit kendaraan roda empat bernomor polisi DT 1397 KE, terjaring dan menjadi sasaran kekesalan para supir dengan mengempeskan ban mobil tersebut.

"Hal ini kita lakukan sebagai bentuk protes kami terhadap Grab yang masih beroperasi. Padahal sebelumnya, kita sudah sepakat operasional Grab dihentikan sampai batas waktu yang tidak ditentukan pada rapat koordinasi oleh sejumlah pihak terkait," jelas Asiz, Salah Seorang Supir Taxi yang terlibat dalam aksi tersebut, Senin (27/11/2017).

(Baca: Operasional Grab di Kendari Dihentikan Sementara Dishub Sultra)

Meski dua ban dalam keadaan kempes, pengendara yang diketahui seorang wanita itu, tetap menjalankan kendaraannya.

"Awalnya kami pancing si supir ini melalui aplikasi Grab di handphone saya dan saya arahkan di MTQ. Adanya temuan itu bahwa berarti Grab ini masih beroperasi dan melanggar kesepakatan saat koordinasi terkait izin operasionalnya," terang Asiz.

Pengempesan ban kendaraan grab hasil swepping sopir taxi konvensional, Senin (27/11/2017). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

Dari pantauan SultraKini.Com puluhan supir Taxi Konvensional membubarkan diri pada pukul 11.05 Wita meninggalkan pelataran Eks MTQ Kota Kendari.


Laporan: Wayan Sukanta

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations