Stan Koltim Pamerkan Sektor Pertanian, Ada yang Unik

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar rangkaian HUT Sultra ke-55 mulai 23-27 April 2019. Selama kegiatan, segala macam potensi daerah dipamerkan dalam expo Sultra di kawasan MTQ Kendari.

Sebanyak 17 kabupaten dan kota di Sultra akan berpartisipasi dalam HUT Sultra. Potensi alam setiap daerah dihadirkan di satu kawasan tersebut melalui stan expo. Tidak terkecuali Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Pemda Koltim memamerkan potensi alamnya di sektor hortikultura, misalnya terong, cabai, tomat, labu, kol, dan sayur-sayuran; pertanian, berupa beras merah, beras putih, beras ketan, cokelat, dan merica; dan buah-buahan. Ada pula tanaman hidroponik dan produk unggulan lainnya.

“Sesuai dengan ujar bupati Koltim, semua kecamatan dan desa harus masuk holtikultura Melon dan memanfaatkan dana BUMDes,” terang Kepala Dinas Kominfo Koltim, I Nyoman Abdi, Selasa (23/4/2019).

Salah satu tanaman hidroponik dipamerkan di stan expo Koltim. (Foto: Wulandari/SULTRAKINI.COM)
Salah satu tanaman hidroponik dipamerkan di stan expo Koltim. (Foto: Wulandari/SULTRAKINI.COM)
yamaha

Pemda Koltim mengembangkan komoditas melon hingga menjadi ikon daerah dengan pemanfaatan dana desa. Melon menjadi komoditas diminati karena kurangnya daerah yang memproduksinya sementara banyak peminatnya.

Di stan Koltim juga, pihaknya menghadirkan tanaman unik, yaitu tanaman merica yang batangnya disambungkan dengan batang melada.

Cara menyambung batang pohon merica lada dengan batang pohon Malada adalah penggabungan dua bagian tanaman yang berlainan sehingga menjadi satu kesatuan utuh dan tumbuh sebagai satu tanaman, setelah terjadi regenerasi jaringan pada bekas luka pada sambungannya.

“Akar dan batangnya melada, tapi yang berbuah merica,” ujar kepala dinas Kominfo koltim, I Nyoman Abdi. Selasa(23/04/2019).

(Baca juga: Yuk Cek Prakiraan Cuaca! Sebelum Jalan-jalan ke Pembukaan Pesona Halo Sultra)

Laporan: Wulandari
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.