Tiga Pejabat Daerah Jadi Wisudawan UHO

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tiga pejabat daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi wisudawan di Universitas Halu Oleo (UHO), Rabu (30/10/2019). Mereka adalah pejabat di lingkup Pemda Konawe dan Pemda Wakatobi.

Bupati Wakatobi Arhawi, Ketua DPRD Wakatobi Hamiruddin, dan Sekda Konawe Ferdinan menjadi wisudawan di UHO periode Juli-Oktober 2019 dari total peserta wisuda 1.990 orang.

(Baca juga: UHO Wisudakan 1.990 Mahasiswa)

Namun, hanya dua pejabat berhasil ditemui Sultrakini.com di lokasi wisuda, yaitu Arhawi dan Hamiruddin. Sementara Sekda Konawe tidak bisa ditemui usai prosesi wisuda berakhir.

Rektor UHO, Muh Zamrun F, menuturkan adanya tiga pejabat yang menjadi alumni UHO menandakan kampus terbesar di Sultra itu bisa mencukupi semua kebutuhan pendidikan masyarakat Sultra dari 17 kabupaten dan kota. Hal itu juga menunjukkan pendidikan tidak mengenal usia, jabatan, dan status.

“Kami sangat mengapresiasi mereka karena di tengah-tengah kesibukan sebagai pejabat, mereka masih meluangkan waktu untuk melanjutkan pendidikan di UHO,” ucap Zamrun, Rabu (30/10/2019).

Bupati Wakatobi, Arhawi. (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM)
Bupati Wakatobi, Arhawi. (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM)

Secara terpisah, Bupati Wakatobi, Arhawi, mengatakan untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 salah indikatornya adalah memiliki sumber daya yang baik dan berdaya saing. Memangku jabatan sebagai bupati Wakatobi tentunya ia akan mendorong ASN dan masyarakat Wakatobi untuk meningkatkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi.

“Kami memilih UHO untuk menunjukkan bahwa kampus ini patut kita banggakan dan harus mendukung itu. Olehnya itu, kami kurang lebih 40 orang dari Wakatobi menempuh studi di UHO yang didominasi pada program studi magister manajemen. Saya juga menempuh studi di program studi ini,” jelas Arhawi.

Ketua DPRD Wakatobi, Hamiruddin. (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM)
Ketua DPRD Wakatobi, Hamiruddin. (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM)

Sementara itu, Ketua DPRD Wakatobi, Hamiruddin yang menempuh studi di Jurusan Magister Manajemen menyampaikan selain menambah ilmu, ia juga menunjukkan kepada generasi muda, khususnya di Wakatobi bahwa menuntut ilmu itu tidak mengenal usia.

“Jangan bosan-bosan dalam menuntut ilmu,” singkatnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.