Warga Desa Pola di Muna Keluhkan Jalan Rusak Seperti Sungai Kering

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menjelang kedatangan Bupati Kabupaten Muna, LM Rusman Emba, yang akan melakukan kunjungan di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga, pada Senin 18 Mei 2020. Warga berharap agar Bupati tidak hanya datang membagikan BLT, namun juga melihat kondisi jalan.

Pasalnya, puluhan tahun warga terpaksa melalui jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah kabupaten. Kondisi ruas jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Pasir Putih ini kondisinya rusak parah. Olehnya itu, warga berharap pemerintah daerah melalui Dinas terkait segera melakukan perbaikan.

Boby salah seorang warga mengatakan, kerusakan jalan di Desa Pola sangat menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat setempat dan mengancam lumpuhnya roda perekonomian. Tidak hanya menyulitkan, tapi sangat membahayakan bagi pengendara, sebab jalan tersebut seperti sungai kering.

“Masyarakat setempat meminta jalan desa tersebut segera diperbaiki. Sebab kondisi jalan di Desa Pola sulit dilintasi kendaraan roda dua dan empat. Bahkan, jika turun hujan, maka kondisi jalan itu rusak parah bahkan seperti kubangan kerbau,” ujarnya, Minggu (17/5/2020).

Boby menambahkan, akibat jalan yang begitu parah, pengguna jalan pun terganggu dan tak secara langsung dapat mengancam keselamatan jiwa, bahkan sudah puluhan masyarakat yang mengalami kecelakaan akibat jalan yang berbatu dan licin tersebut.

Menurutnya, jalan merupakan sarana yang sangat penting untuk masyarakat melakukan aktivitas. Ia berharap, Pemkab Muna melalui dinas terkait segera memperbaiki jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran berbagai aktivitas di wilayahnya tersebut.

“Jalan ini merupakan sarana penunjang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena jalan ini jalan penghubung antar desa,” tambahnya.

Tidak hanya itu kata Boby, persoalan kebutuhan fital seperti air bersih, masyarakat Desa Pola hingga saat ini belum merasakan pengadaan, peningkatan dari sumber anggaran yang berbeda untuk air bersih.

Menurutnya, Camat Pasir Putih sebagai perpanjangan tangan dari Bupati Muna untuk kiranya menyampaikan keluhan masyarakat Desa Pola untuk perbaikan jalan poros itu.

“Kami berharap Pak Bupati bisa menggalokasikan sisa angaran daerah untuk sekiranya menjawab keluhan masyarakat Pola. Dan Pak camat seharusnya menyampaikan dan memperjuangkan apa keluhan masyarakat Desa Pola saat ini, agar Pemkab Muna tau apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.