Diboikot Wasit Juri, Pertandingan Silat Terhenti

  • Bagikan
Logo Porprov Sultra XIII 2018. (Foto: istimewa)
Logo Porprov Sultra XIII 2018. (Foto: istimewa)

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Pertandingan pencak silat di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII terhenti sejak Jumat, (07/12/2018) malam oleh wasit juri dengan alasan terjadinya protes. Hal tersebut disampaikan oleh Ketu Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kendari kepada SultraKini.com, Sabtu (08/12/2018).

Kata dia, kronologi kejadian tersebut diawali dengan adanya protes persuasif dari Kota Kendari terkait poin pertandingan. Protes itu mendapat respon sehingga poin atlet Muna yang melawan Kendari diseimbangkan dan dipertandingkan kembali, hasil Kendari jadi pemenang.

“Namun salah seorang kontingen asal Muna tidak menerima keputusan itu, lalu memasuki area wasit juri dan memukul meja. Setelah itu, tim wasit juri memilih pulang sehingga pertandingan terpaksa tidak dilanjutkan,” ungkapnya.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Dia menambahkan, mestinya kalau wasit juri merasa keberatan dengan tindakan itu kalau dianggap pidana bisa melapor pada pihak kepolisian. “Pertandingan ini sudah tertunda sejak tadi malam yang harusnya besok itu sudah final semua,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, sekarang daerah-daerah kontingen peserta pencak silat mulai melakukan langkah-langkah agar pertandingan kembali dilanjutkan. Karena mereka merasa dirugikan dengan tindakan wasit juri yang menghentikan pertandingan.

“Kami akan meminta KONI provinsi agar pertandingan bisa dilanjutkan minimal besok pagi itu sudah harus dimulai pertandingan,” tutupnya.

Baca:   Bonus Atlet Kendari Diusul Rp 20 Juta

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan