Impian Burhanuddin pada Seluruh Desa di Bombana

  • Bagikan
Pj Bupati Burhanuddin saat memimpin rakor, Rabu (23 November 2022). Foto: M Fajri Faushy/SultraKini.com.
Pj Bupati Burhanuddin saat memimpin rakor, Rabu (23 November 2022). Foto: M Fajri Faushy/SultraKini.com.

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Penjabat Bupati Bombana, Ir H Burhanuddin, M.Si, memimpikan seluruh desa di Kabupaten Bombana menjadi desa mandiri pada tahun 2024.

“Insya Allah (tahun) 2024, seandainya kita masih sama-sama, seluruh desa di Kabupaten Bombana ini bisa menjadi desa mandiri,” kata Burhanuddin di hadapan para kepala desa dan camat yang menghadiri rapat koordinasi sinkronisasi kebijakan pemerintahan desa dan prioritas penggunaan dana desa tahun anggaran 2023 di Auditorium Tanduale Kantor Bupati Bombana, Rabu (24 November 2022).

loker wartawan sultrakini

Untuk mewujudkan predikat desa mandiri tersebut ia berharap sedikitnya terdapat sepuluh desa mandiri pada tahun depan (2023), sisanya akan dicapai berikutnya.

Jumlah desa di Bombana sebanyak 121 tersebar di 22 kecamatan (sumber p2k.stekom.ac.id).

“Mari kita sama-sama melakukan intervensi apa yang perlu kita lakukan kepada kepala desa untuk menjadikan desa mereka ini menjadi desa mandiri,” ajak Burhanuddin kepada aparatur pemerintah di wilayahnya.

Ia pun mengingatkan agar kebijakan yang disusun oleh setiap kepala desa agar selaras dengan kebijakan pemerintah kabupaten.

“Dalam penyusunan kegiatan pemerintah desa terlebih dahulu berpedoman pada LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa, Red). Pelaksanaan kebijakan pemerintah desa selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” tandasnya.

Catatan SultraKini.com, Pj Bupati Burhanuddin terus mendorong berbagai kegiatan di desa untuk menuju kemandirian, misalnya awal pekan lalu ia mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah agar bisa membuat satu produk unggulan di setiap desa.

Baca:   Dikenal Sederhana dan Peduli, Kelompok Nelayan dan Petani Siap Menangkan ASR di Bombana

“Saya ingin semua desa memiliki satu desa minimal satu produk, bisa dua produk atau lebih, yang bernilai ekonomi,” harapnya.

Produk masing-masing desa itu kemudian akan dipasarkan di hingga tingkat nasional.

Laporan : M Fajri Faushi

Editor: M Djufri Rachim

loker marketing sultrakini
  • Bagikan