Pemkot Kendari Diganjar Penghargaan Peduli HAM

  • Bagikan
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat menerima penghargaan Kota Peduli HAM dari Kemenkumhan (Foto: Istimewa)
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat menerima penghargaan Kota Peduli HAM dari Kemenkumhan (Foto: Istimewa)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari diganjar penghargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia. Penghargaan tersebut diberikan saat upacara peringatan Hari HAM Sedunia Ke-71 di Bandung pada Selasa (10/12/2019).

Penghargaan itu diterima langsung oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pemkot Kendari diganjar penghargaan tersebut, atas prestasinya dalam mengelolah sistem pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, berharap peringatan Hari HAM Sedunia tersebut agar kehidupan bermasyarakat semakin egaliter dan berkeadilan, tentu semua harus berkontribusi secara aktif karena mewujudkan hal tersebut tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan pemerintah yang memiliki banyak keterbatasan.

“Tentu kami pemerintah Kota Kendari akan terus berkomitmen untuk memberikan usaha maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kota Kendari, terima kasih untuk dukungan dan partisipasi semua pihak, mari kita jaga Kendari yang kita cintai agar terus terjaga keharmonisannya sehingga kita dapat mewujudkan Kota Kendari sebagai Kota Layak Huni,” ucap Sulkarnain, Selasa (10/12/2019).

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mencatat baru 271 dari 516 kabupaten/kota se-Indonesia yang melaksanakan komitmennya dalam pemenuhan hak dasar masyarakat di wilayahnya. Artinya baru sekitar 60 persen kabupaten/kota yang sungguh-sungguh melaksanakan komitmen nilai-nilai HAM dalam pelayanannya.

Baca:   Peringati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49, Bupati Buton Harap Kegiatan PKK Fokus ke Pencegahan Covid-19

Dalam upacara peringatan Hari HAM sedunia ini pula diberikan penghargaan bagi kepala daerah yang peduli pada Hak Asasi Manusia salah satunya Kota Kendari.

Penghargaan ini diperlukan untuk memotivasi dan menjadi pendorong pemenuhan hak dasar masyarakat. Khususnya hak dasar dalam bidang kesehatan, pendidikan, hak-hak perempuan, anak-anak, hak atas pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan. (Adv)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan