Pengedar Sabu di Kendari Barat Dibekuk, Polisi Temukan 65 Sachet Sabu

  • Bagikan
Pelaku saat di amankan Ditreskoba Polda Sultra di Mapolda. (Foto: Dok. Ditreskoba)
Pelaku saat di amankan Ditreskoba Polda Sultra di Mapolda. (Foto: Dok. Ditreskoba)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Seorang pria inisial S (24) warga Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari diamankan Ditresnarkoba Polda Sultra pada Senin, 17 Januari 2022, akibat diduga mengedarkan paket Sabu di  Kota Kendari.

Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra, AKBP Abd Kadir mengatakan, pelaku diamankan sekitar pukul 15.00 Wita di Kompleks Perumahan Tumbu, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sultra.

“Di lokasi ini barang bukti (BB) Sabu yang ditemukan sebanyak 32 sachet dengan berat 45,54 gram. Polisi juga menyita 1 unit HP, 19 batang pipet warna hitam, dan 21 lembaran kertas putih,” kata Kadir, Kamis (20/1/2022).

Usai mengamankan pelaku di tempat kejadian pertama (TKP), personel Unit II Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sultra melakukan interogasi terhadap pelaku. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku masih memiliki Sabu di rumahnya yang siap diedarkan.

Tak menunggu lama kepolisian langsung bergerak menuju rumah pelaku tepatnya di Jalan Lasolo, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sultra.

“Hasil penggeledahan ditemukan 33 sachet narkotika jenis Sabu seberat 157,57 gram ditemukan di kamarnya,” tambahnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan BB lainnya berupa 1 buah timbangan digital warna silver, 58 batang pipet, 10 sachet bening, 20 sachet bening warna putih ukuran 2×3, 1 buah isolasi bening dan 1 batang pipet warna hitam.

Baca:   Kuasai Sabu, Pria Gondrong Asal Koltim Dibekuk Polisi

“Total BB sabu secara keseluruhan 202,94 gram,” ungkapnya.

Tersangka mengaku memperoleh narkotika jenis Sabu yang akan diedarkan tersebut dari seseorang yang juga di Kota Kendari. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Sultra untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 thn 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (C)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamri
n

  • Bagikan