Penyandang Disabilitas Dapat Giliran Vaksin, Kapolda Sultra Libatkan Selebgram

  • Bagikan
Penyandang disabilitas saat diantar untuk melakukan vaksinasi di Polsek Mandonga. (Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)
Penyandang disabilitas saat diantar untuk melakukan vaksinasi di Polsek Mandonga. (Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kapolda Sultra Irjen Pol Drs. Yan Sultra, S.H bersama Wakapolda Brigjen Pol Drs. Waris Agono, M.Si mengunjungi serta memberikan bingkisan kepada para penyandang disabilitas yang mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Polres Kendari yang dipusatkan di Kantor Polsek Mandonga dan Aula Kantor Camat Baruga, Kamis (5/8/2021).

Tidak hanya itu, Kapolda Sultra juga melibatkan para influencer media sosial di Kota Kendari seperti selebgram dan youtuber yang ikut dilibatkan dalam sosialisasi vaksinasi diantarnya selebgram dan komika standup comedy Inal Tora, selebgram Anggi Jodha, serta Putri Indonesia yang pernah mewakili Sultra yakni Dv Ayu Catur Wulandari.

Kapolda Sultra Irjen Yan Sultra mengatakan vaksinasi kepada kaum disabilitas merupakan bagian dari menjalankan program pemerintah yang dilaksanakan semua Polda dan jajaran Polres se Sultra.

“Kepada semua masyarakat untuk datang mengikuti vaksin, karena saat ini covid-19 masih ada di Sulawesi Tenggara hingga nanti,” ucap Yan Sultra, Kamis (5/7/21).

Kapolda menekankan bahwa di Sultra untuk ketersedian vaksin masih cukup dan banyak. Kepada masyarakat agar jangan khawatir meski stok vaksin sempat terbatas beberapa waktu lalu namun saat ini stok vaksin sudah tersedia lagi.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Baca:   Dokter Terpapar Corona, Pelayanan Puskesmas Abeli Dialihkan di Puskesmas Nambo dan Poasia

“Pemerintah gelontorkan vaksin ke daerah-daerah, jangan khawatir kita selalu berupaya dengan forkopimda agar bagaimana ketersedian vaksin selalu ada di Sultra,” terangnya

Dalam vaksinasi tersebut tersedia bagi masyarakat dari luar Kota Kendari tetap mendapat pelayanan bahkan difasilitasi dengan menjemput bila ada peserta kondisinya tidak memungkinkan untuk datang sendiri.

Dalam rangka menghindari kerumunan terhadap para peserta vaksin, maka proses pendaftaran dapat dilakukan secara online kecuali dalam perebutan khusus yang sifatnya darurat atau dadakan bisa datang secara langsung.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dosis 1 dan dosis 2 tetap kita layani baginyang telah mendaftar langsung kecuali bersifat darurat,” tuturnya.

Berdasarkan verifikasi data dari Dinas Sosial (Dinsos), saat ini perserta vaksinasi khusus disabilitas tersebut berjumlah 600 orang sehingganya jumlah itulah yang akan dimaksimalkan sampai pada hari Sabtu mendatang. (C)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan