Predator Anak di Kendari Ditangani Polres, Pemkot Berikan Penghargaan ke TNI

  • Bagikan
Pemberian penghargaan atas penanganan kasus kekerasan pada anak oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain kepada personel Kodim 1417 Kendari. (Foto: Dok Humas Pemkot Kendari)
Pemberian penghargaan atas penanganan kasus kekerasan pada anak oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain kepada personel Kodim 1417 Kendari. (Foto: Dok Humas Pemkot Kendari)

SULTRAKINI.COM: Terduga pelaku penculikan dan pemerkosaan anak bawah umur, AP kini menjalani proses penyelidikan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

AP tiba Kota Kendari bersama POM Daerah Militer XIV Hasanuddin Makassar pada Jumat (3/5/2019) sore melalui jalur udara.

Proses hukum peradilan sipilnya dipastikan ditangani pihak Polres Kendari. AP juga telah menjalani proses hukum militer sejak dirinya dibawa ke Makassar 1 Mei lalu.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Surawahadi, menegaskan pelaku pedofilia itu dijatuhi hukuman pemecatan dan 1 tahun sejak awal April lalu.

Kini, AP ditahan di Rutan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sultra. Namun tetap memiliki utang hukuman militer.

“Pelaku dipecat dan dia (AP) bukan lagi tentara. Kami serahkan tersangka ke polres dalam hal ini Polda Sultra untuk dilakukan penyelidikan sesuai hukum yang berlaku,” ucap Mayjen Surawahadi.

Pemkot Kendari
Penculikan dan pemerkosaan anak bawah umur di Kota Kendari sempat menyita perhatian masyarakat. Bahkan ikut geram dengan perbuatan terduga pelaku AP yang diketahui eks tentara itu.

Sejak kasus ini mencuat dan dilakukan pengejaran terhadap pelaku akhir April lalu, personel gabungan polisi dan TNI juga terlibat dalam pengejaran tersebut. Hingga akhirnya AP tertangkap di sekitaran Jalan Jati Raya, Kota Kendari pada 1 Mei lalu.

Baca:   Sulkarnain Tegaskan Tamkot dan Tempat Ibadah Steril dari Atribut Kampanye

Kinerja satuan pengamanan ini juga disoroti Pemerintah Kota Kendari. Oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain, sebanyak 64 Babinsa menerima piagam penghargaan secara simbolis Jumat (3/5/2019), setelah tertangkapnya predator anak tersebut.

Piagam dari Pemkot Kendari merupakan bentuk apresiasi pemerintah kota kepada personel Kodim 1417/Kendari dalam menangani kasus kekerasan pada anak di lingkungan masyarakat.

Di satu sisi, bagian dari motivasi kepada para personel TNI dan aparat lainnya agar memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat, khususnya Kota Kendari.

“Saya kira tidak hanya Kodim, tapi juga Poles Kendari yang turut mengamankan situasi kamtibmas di wilayah kita,” ucap Sulkarnain.

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan