Sunat Kampung Tutup Festival Bharata Kulisusu 2019

  • Bagikan
Puncak acara Festival Bharata Kulisusu dan Wonderful Sail To Indonesia 2019. (Foto:Istimewa).
Puncak acara Festival Bharata Kulisusu dan Wonderful Sail To Indonesia 2019. (Foto:Istimewa).

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara resmi menutup Festival Bharata Kulisusu dan Wonderful Sail To Indonesia 2019, Rabu (14/8/2019). Acara penutupan digelar di Lapangan Raja Jin Kecamatan Kulisusu menampilkan beberapa tarian khas daerah Butur.

Dalam kegiatan itu juga sebanyak 40 anak berusia 9–11 tahun mengikuti prosesi sunat kampung atau warga Kulisusu menyebutnya kabengka. Kabengka merupakan tradisi warga Kulisusu dalam pengislaman anak-anak dan merupakan masa transisi menuju dewasa.

Dalam prosesi kabengka ini, ada beberapa tahapan, yakni mulai dari pebulili, pemburampae, pekadea dan sod’a atau diarakan keliling kota dan di akhiri dengan prosesi peuhu.

Dalam sambutannya Bupati Buton Utara Abu Hasan mengatakan, budaya Kulisusu merupakan bagian dari salah satu kekayaan budaya Indonesia yang harus dijaga, karena dapat membentuk karakter masyarakat.

Abu Hasan mengajak seluruh pihak terutama lembaga adat dan tokoh agama untuk melestarikan Budaya Buton Utara yang didalamnya penuh nilai sosiologis, antropologis, dan nilai spritual.

“Saya meminta kepada dinas pariwisata untuk menampilkan atraksi budaya selama 12 kali setiap tahun, agar terus melestarikan nilai-nilai budaya, setiap generasi sampai dimasa-masa mendatang dan tidak meninggalkan budayanya,” ucapnya.

Di kesempatannya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Butur, Harlin Hari, mengatakan mengajak seluruh masyarakat Butur agar mempertahankan dan menjaga kearifan budaya.

Baca:   Pemda Butur Sepakati Tiga Prioritas Pembangunan 2021 Melalui Rapat Musrenbang RKPD

Laporan: Ardian Saban
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan