Tiga Hari ke Depan Sultra Masih Berpotensi Hujan

  • Bagikan
Ilustrasi. (Foto: Sultrakini.com)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kendari mengingatkan, masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara hingga tiga hari ke depan.

BMKG pada sistem peringatan dini cuaca memprakirakan wilayah berpotensi mengalami hujan sedang disertai guntur hingga angin kencang pada Kamis (19/8) terjadi di Kabupaten Konawe Kepulauan (pagi hari), Konawe Utara (pagi-sore hari), Konawe (pagi-sore hari), Konawe Selatan (pagi-sore hari), Buton Utara (pagi-sore hari), Kolaka Timur (pagi-sore hari), Kolaka (pagi-sore hari), Muna (siang- sore hari), Kabupaten Muna Barat (siang-sore hari).

“Khusus di wilayah Kota Kendari pada hari ini potensi hujan disertai guntur terjadi dari pagi hingga sore hari,” jelas BMKG dalam unggahannya, Kamis (19/8/2021).

Sementara prakiraan cuaca pada Jumat (20/8) berpotensi terjadi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang di Kabupaten Konawe Utara (siang-sore hari), Konawe (siang-sore hari), Konawe Selatan (siang-sore hari), Kota Kendari (siang-sore hari), Buton Utara (siang-sore hari), Muna (siang-sore hari), Kabupaten Muna Barat (siang-sore hari).

Sedangka potensi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang pada Sabtu (21/8) terjadi di Konawe Utara (pagi sampai malam hari), Kota Kendari (siang-sore hari), Konawe Selatan (siang-sore hari), dan Kabupaten Konawe (siang-sore hari).

Baca:   BNNP Sultra Kampanyekan Anti Narkoba Lewat Literasi di SMA

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Sebelumnya Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menjelaskan hujan ini disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya adanya gelombang dengan low frequency yang cenderung persisten terpantau di wilayah Sultra.

Kemudian perubahan suhu muka laut di perairan sekitar Sultra sehingga meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air. Selanjutnya adanya massa udara basah lapisan rendah dan labilitas kuat yang terkonsentrasi di wilayah Sultra.

“Faktor-faktor tersebut yang dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan,” ujar Faizal, Kamis (19/8/2021).

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya akan dampak curah hujan tinggi yang memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. (C)

Laporan: Al Iksan
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan