Wadokai Sultra Sabet Juara Umum di Ternate, Amril Sabara Optimis Kembalikan Kejayaan Karate Era 90-an di Sultra

  • Bagikan
Kedatangan kontingen Perguruan Wadokai Sulawesi Tenggara di Badara Haluoleo, Rabu (22/12/2021) (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)
Kedatangan kontingen Perguruan Wadokai Sulawesi Tenggara di Badara Haluoleo, Rabu (22/12/2021) (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tim perguruan Wadokai asal Sulawesi Tenggara berhasil menyabet juara umum dengan membawa pulang 11 medali emas dan 5 perak pada Kejuaraan Open Tournamen Piala Wali Kota Ternate yang digelar pada 17 – 19 Desember 2021 di GOR Marimoi Ubo-Ubo Kota Ternate, Maluku Utara.

Kejuaraan itu dalam rangka memperebutkan piala bergilir Wali Kota Ternate, Ketua Forki Provinsi Maluku Utara dan Ketua Umum KONI Kota Ternate dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Ternate ke- 771 Tahun 2021.

Selain menyabet emas, Perguruan Wadokai Sultra juga berhasil menyabet penghargaan yang membanggakan pada kategori Best Of The Best oleh karateka Arcan Adiatama. Ia berhasil menumbangkan karateka Halmahera Barat yang merupakan juara dunia pada partai final. Dia berhasil membawa pulang piala Ketua Umum KONI Kota Ternate.

Pada kejuaraan itu Wadokai Sultra memboyong 17 atlet andalannya yang didampingi tiga pelatih. Mereka turun pada kelas Pra-Pemula, Pemula, Kadet, Junior dan Senior, dan Wati.

Atas keberhasilan itu, kepulangan rombongan Wadokai Sultra mendapat sambutan khusus oleh orang tua dan kerabat para karateka di Bandara Halu Oleo, Rabu (22/12/2021).

Ketua Pembinaan Prestasi (Binpres) FORKI Sultra, Amril Sabara, mengatakan sukur Alhamdulillah tim perguruan Wadokai Sultra pada kejuaraan itu berhasil menjadi juara umum dengan meraih 11 medali emas dan 5 perak, serta mendapatkan penghargaan pada kategori Best Of The Best.

Katanya, keberhasilan ini merupakan buah dari latihan keras dan kedisiplinan yang dilakukan para atlet-atlet selama mengikuti latihan dan kejuaraan.

Baca:   Kodim Kendari Utus Lima Orang Pramuka di Perkemahan Nasional Cibubur Jakarta Timur

“Salah satu kuncu keberhasilan tim adalah kedisiplinan baik selama mengikuti latihan maupun saat bertanding, serta tekun dalam teknik,” ungkapnya saat di temui di Bandara saat penjemputan.

Dewan Guru PB Wadokai itu menyampaikan, atas capaian ini tidak menjadikan pihaknya untuk berpuas diri, melainkan akan dijadikan sebagai motivasi untuk terus melakukan pembinaan dan latihan bagi para atlet-atlet karateka di Sultra. Sehingga bisa mengukir prestasi di kancah daerah, nasional, maupun internasional.

“Harapanya untuk semua karateka-karateka di Sulawesi Tenggara khususnya di Forki dan senior-senior karate supaya bisa kembalikan lagi masa kejayaan karate di era 90-an. Karena banyak karateka yang potensial yang tidak kalah dengan daerah lain,” ucapnya.

Selain itu, dia juga menekankan kapada atletnya yang juara agar tidak cepat puas dan terlena atas capaiannya saat ini karena masih banyak ajang-ajang berikutnya.

“Kami tidak langsung berhenti, setelah ini dan besok kami sudah mulai TC lagi untuk persiapan ajang di Februari 2022 mendatang. Insyaallah dengan sering kita mengadakan kejuaraan atau mengikuti ajang-ajang, saya yakin karateka Sulawesi Tenggara tidak kalah dengan karateka dari daerah lain,” tutup Amril.

Laporan: Hasrul Tamrin

  • Bagikan