Workshop Ekonomi Kreatif di Bombana, Dispar inginkan Milenial Aktif Eksplorasi Keunggulan Daerah

  • Bagikan
Kepala Bidang Pengembangan Ekonimo Kreatif Syamsinar. (Foto: Dok.Sultrakini.com)

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dan fotografi pariwisata berlanjut di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara pada 30 November-1 Desember 2021.

Kabupaten Bombana menjadi lokasi kelima agenda workshop tersebut dengan misi menggaet kalangan milenial untuk aktif mengeksplor potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, La Ode Saifuddin melalui Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Syamsinar, mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pihaknya berharap milenial di Kabupaten Bombana bisa membuka ruang dan mengambil peran menciptakan pembangunan, menselaraskan energi pemerintah dan swasta untuk menjadikan Kabupaten Bombana lebih baik.

“Jika sebelumnya pembangunan bertumpu pada pemerintah sebagai satu-satunya aktor, sekarang di era milenial kita harus mengambil langkah-langkah strategis, termasuk peran generasi milenial dalam mendorong pembangunan daerah,” ucapnya, Selasa (30/11/2021).

Workshop dengan poin utamanya pada penulisan konten dan fotografi segaja dipilih lantaran keduanya turut andil dalam membangun image, branding daerah secara keseluruhan.

“Dengan memberikan ulasan yang baik, kemudian memperkuat tulisan kita dengan foto hingga menyebarkannya dengan memanfaatkan teknologi informasi, maka hal ini menjad alur sangat efektif bagi pengembangan suatu daerah,” terangnya.

Peserta workshop ekonomi kreatif di Kabupaten Bombana. (Foto: Dok.Sultrakini.com)

Harapan menjadikan milenial sebagai agen pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif juga disampaikan Sekretaris Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Andi Baso.

Baca:   Enam Siswa Korban Bencana Palu Bersekolah di SMAN 4 Kendari

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kita berharap milenial bisa lebih kreatif mengelola konten sehingga mereka bisa mengangkat industri pariwisata di ruang digital,” ujarnya.

Workshop ekonomi kreatif sub sektor media tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal Lulo Pedia, Website lulopedia.tv, Facebook Ekraf Dispar Sultra, dan Instagram ekraf_disparsultra.

Peserta milenial dari Kabupaten Bombana ini selain diajak mengeksplor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui konten, mereka juga dibimbing mengabadikan potensi tersebut melalui bidkan kamera.

Untuk pelatihan penulisan konten di Kabupaten Bombana diisi oleh jurnalis senior, Andi Sangkarya Amir, sementara materi Fotografi dibawakan oleh Kepala Laboratorium Ilmu Komunikasi (bidang Fotografi) dari Universitas Halu Oleo, Sitti Utami R. Kamil.

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan