Pilkada koltim

ASN Konkep ‘Berlomba’ Bolos

SULTRAKINI.COM: KONAWE KEPULAUAN – Sikap malas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) seolah makin kronik saja. Hal ini terlihat saat apel pagi, Kamis (23/8/2018) di halaman perkantoran bupati. Nampak dalam apel pagi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda), Cecep Trisnajayadi itu hanya puluhan pegawai yang ikut apel. Bahkan hanya dua kepala dinas yang nampak ikut apel. Hanya ada kepala Bappeda, Abdul Halim dan kepala BKKBN, Nurul Hidayati.

Sikap tidak disiplin para ASN Konkep bukan hal yang baru lagi. Bahkan teguran demi teguran telah dikeluarkan Sekda Konkep, namun tidak juga merubah sikap malas para pegawai. Sekda Konkep dibuat tak berdaya atas kemalasan pegawai, padahal pemerintah sudah menyiapkan Tambahan Tunjangan Penghasilan (TPP).

Kemalasan pegawai Konkep hari ini merupakan tamparan keras bagi pimpinan daerah dan para pemangku jabatan di Konkep, agar lebih tegas dalam menindak para pegawai yang mbalelo atau malas. Sehingga bisa memberikan efek jera pada knum-oknum pegawai yang sering lalai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Seharusnya hari raya kurban makin memberi efek positif para pegawai dalam menjalankan tugas. Ini malah terbalik. Sekda Konkep, Cecep Trisnajayadi usai memimpin apel tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

Pilkada

“Saya akan rekap absen sidik jari dan akan keluarkan teguran atas kemalasan pegawai hari ini,” katanya.

Cecep juga menjelaskan, pak bupati lagi menunaikan ibadah haji bersama kepala Inspektorat dan Kadis Bencana Alam. Sementara kadis lainnya entah kenapa tidak ikut apel pagi ini. Jangan berharap para bawahan akan rajin berkantor kalau pimpinannya saja malas menunaikan tugas.

“Kita kecewa atas sikap malas pegawai hari ini. Yang ikut apel pagi cuman dua kadis ditambah puluhan pegawai,” katanya.

Kadis yang tidak terlihat apel pagi, Kadis Kesehatan Sastro Kadispora Armin, Kadis PU Israwan Sulpa, Kadis Pendidikan Muh Yani, Kadis Perhubungan, dan sejumlah kadis lainnya.

Laporan: Aldi Dermawan
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.